NASIONAL

Kanwil Depkumham DKI Dimutasi

Mutasi terkait dengan fasilitas mewah yang diterima Artalyta Suryani cs di Pondok Bambu.
Selasa, 26 Januari 2010
Oleh : Arry Anggadha, Yudho Rahardjo

VIVAnews - Kepala Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Depkumham) Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta  dimutasi dari jabatannya. Mutasi ini terkait dengan fasilitas mewah yang diterima Artalyta Suryani cs di Rumah Tahanan Pondok Bambu.

Pernyataan tersebut dikemukakan oleh Sam L Tobing Inspektur Jenderal Depkumham kepada para wartawan saat menggelar jumpa pers usai upacara hari Bhakti Imigrasi ke-60 di Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta, Selasa 26 Januari 2010.

"Yang bersangkutan bersama dengan kepala kantor wilayah DKI mengundurkan diri dari jabatannya," ujar Sam tanpa bersedia menyebutkan nama dari mereka berdua dengan pertimbangan etika.

Dari hasil peelusuran, ditemukan nama dari Kakanwil Depkumham DKI yang mengundurkan diri tersebut adalah Asdjudin Rana, sedangkan di situs resmi kementrian Hukum dan Ham ditemukan nama Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil DKI I adalah Gusti Tarmajaya. "Ini merupakan hasil rekomendasi tim pada Menkumham," ujar Sam.

Menurut Sam rekomendasi tersebut dirumuskan setelah tim melakukan pemeriksaan terhadap 25 pejabat, pegawai, dan narapidana di Rutan Pondok Bambu. Sam mengemukakan setelah Sarju Wibowo dibebaskan dari jabatannya terdapat beberapa pejabat lainnya yang dikenakan tindakan disiplin berupa penurunan pangkat, penundaan kenaikan gaji berkala.

"Mereka adalah mantan kepala rutan Pondok Bambu yang sekarang menjabat kepala rutan di Jawa Barat dan kepala pengamanan rutan pondok bambu"kata Sam,lagi-lagi tanpa menyebutkan nama maupun inisial yang bersangkutan

Dari hasil penelusuran ditemukan nama Suharman mantan Kepala Rutan Pondok Bambu yang sekarang menjabat sebagai kepala rumah tahanan Kebonwaru Bandung,Jawa Barat. Sedangkan upaya penelusuran terhadap kepala pengamanan Rutan Pondok Bambu tidak menemukan hasil di mesin pencarian.

"Menkumham sudah menyetujui dan membuat surat keputusan," jelasnya.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found