Sultan: Pasrah Dengan Kenaikan Listrik
Meski demikan pemerintah diminta agar kenaikan TDL untuk kepentingan aspek rakyat.
Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Sri Paku Alam IX (Antara/ Ismar Patrizki)
VIVAnews -- Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan HB X mengaku tidak dapat berbuat banyak terhadapa rencana pemerintah pusat yang akan segera menaikkan tariff dasar listrik (TDL) untuk semua golongan.
Meski demikian raja Keraton Yogyakarta ini meminta kepada pemerintah agar kenaikan TDL ini mementingkan aspek kerakyatan.
"Saya tidak berbuat banyak karena usulan kenaikan TDL itu diusulkan oleh Perusahaan Listrik Negara (pemerintah) yang disetujui oleh DPR," katanya, Rabu, 10 Maret 2010
Sultan menyatakan sebelum dinaikkan TDL seharusnya PLN dan pemerintah pusat harus mengkaji apakah masyarakat sudah siap atau belum, sehingga ketika TDL ini dinaikkan tidak mengganggu perekonomian masyarakat.
"Jangan sampai kenaikan TDL itu mengganggu pertumbuhan ekonomi masyarakat karena dampaknya akan sangat besar bagi masyarakat maupun pelaku usaha lainnya," tuturnya.
Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesi, Daerah IstimewaI Yogyakarta menyatakan tidak setuju dengan rencana kenaikan TDL. Kenaikan TDL ini sangat membebani pelaku jasa boga karena 50 persen biaya produksi untuk membayar listrik.
"Kalau TDL dinaikkan kita tidak bisa menaikkan harga makanan begitu saja. Jika dinaikkan pasti ada konsumen yang beralih ke jenis makanan yang lain," terang Dwi Murdiyanto, ketua Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Untuk menekan biaya produksi akibat kenaikan TDL sedangkan harga makanan tidak dapat dinaikkan maka salah satu solusinya adalah mengurangi produksi makanan yang akan dijual ke konsumen.
"Yang jelas keuntungan akan berkurang. Kitapun tidak bisa memberi bonus kepada karyawan karena keuntungan minim," paparnya.
Laporan: KDW | Yogyakarta
- Info Momentum
- Misteri Puzzle yang Menyelimuti Antartica
- Tehnik Manusia Terbang dalam Pembuatan Piramida Mesir
- Rahasia Illuminati dalam Uang Rp.10ribu Indonesia
- Orang Aceh Misterius yang Menembak Jend. Kohler pada Zaman Penjajahan
- Misteri Hilangnya 13 Aktifis Menjelang Reformasi
- FOTO dan VIDEO: Festival Olahraga Gulat Gambia
- VIDEO: Behind The Scene Baby Julius di Popular


