NASIONAL

Polri Minta Hindari Sara di Kerusuhan Batam

Polri mengimbau masyarakat di Batam tidak terpancing dengan kerusuhan.

ddd
Kamis, 22 April 2010, 14:10 Ismoko Widjaya, Eko Huda S
Jembatan Free Trade Zone (FTZ) Batam Bintan Karimun
Jembatan Free Trade Zone (FTZ) Batam Bintan Karimun (VIVAnews/Yuliseperi)

VIVAnews - Aksi demo karyawan perusahaan galangan kapal PT Dry Docks World Graha di Tanjung Uncang, Batam berlangsung ricuh. Polri mengimbau agar masyarakat di Batam tidak terpancing dengan kerusuhan yang berbau sara.

"Kita imbau agar kondisinya tenang," kata Pjs Wakil Kepala Divisi Humas Polri, Komisaris Besar Zaenuri Lubis di Jakarta, Kamis 22 April 2010.

Menurut dia, kerusuhan itu terjadi secara spontanitas. Dia juga mengakui, kerusuhan dipicu dari pernyataan seorang manajer berkewarganegaraan asing yang menghina karyawan Indonesia.

"Mungkin mengatakan sesuatu menghina," kata dia. Sejauh ini, Polri belum menerima adanya korban jiwa dalam kerusuhan itu.

Namun demikian, Zulkarnaen mengaku belum mengetahui apakah pihak Kepolisian Batam telah mengamankan para pelaku kerusuhan dan manajer asing yang menyebabkan kerusuhan itu. "Saya belum dapat infonya," kata dia. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
boleh sih menghina tapi jangan didepan orang banyak donk ... dan lakukan demi kebaikan ...
23/04/2010
klu menghina sih urusan nya nyawa, tapi klu kritik yang membangun ... okelah .. bangsa ini butuh .. dukungan moral yang positif bukan hinaan >>>>..
Balas   • Laporkan
bob jansen
23/04/2010
gue pikir...kita harus objektif, bro. kita belon tau pasti hinaan yg di lontarkan ama tuh orang asing. dan ada lebih baiknya kalo hinaan tersebut kita jadikan pemacu untuk maju.. think positive-act positive = positive value.
Balas   • Laporkan
andrianto
23/04/2010
ini 'mah bukan SARA.... ini menyangkut warga asing di negara kita yang menghina harkat dan martabat bangsa ini....
Balas   • Laporkan
Riki
23/04/2010
Lha klo mrk kapok investasi gimana yah???
Balas   • Laporkan
lucia
22/04/2010
janganlah sampai bangsa kita INDONESIA dicap sebagai bangsa barbar nantinya. penghinaan sesaat dari mulut orang tak berpendidikan tidaklah ada artinya dibandingkan dengan penghinaan dan pandangan dunia akan kejadian tak bertanggung jawab. apakah semua ha
Balas   • Laporkan
pembela tanah air
22/04/2010
bangsa indonesia mau di leceh kan.jgan mentang kmi ramah klian anggap kmi lemah.rasain lu maen lecehkan aja.lihat dong situasi and kondisi.untung lo slamat klo ngak bsa di bakar hidup2 loe....
Balas   • Laporkan
hardi lee
22/04/2010
8 orang india mati, mampus lu, rasain ....jangan sok2 a di negara ku
Balas   • Laporkan
hardi lee
22/04/2010
8 orang india mati, mampus lu, rasain ....jangan sok2 a di negara ku
Balas   • Laporkan
deny
22/04/2010
memang gitu orang INDIA, datang kesini melancong tapi kerja.mereka bukan staf ahli kebanyakan helper juga org INDIA, kita tidak bisa menyalahkan karyawan, para element pemerintah harus di menindak lanjuti, jangan sidak dikantor, datang pulang, liat ke gal
Balas   • Laporkan
danny Indonesia
22/04/2010
Waduh padahal temen sy baru kerja disitu 3 hr.. gmana nasibnya ya... Udah jauh2 dtg dari Jawa.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com