NASIONAL

Pejabat dan Sesepuh Polri Hadiri Sidang Susno

Diantaranya Ketua MK, KY, Komnas HAM serta mantan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah.
Senin, 24 Mei 2010
Oleh : Ita Lismawati F. Malau, Mohammad Adam
Susno Duadji Menolak Diperiksa Divpropam

VIVAnews - Sejumlah tokoh dan purnawirawan Polri akan menghadiri sidang praperadilan yang diajukan mantan Kabareskrim Mabes Polri, Susno Duadji, hari ini di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Menurut rencana sidang gugatan Susno atas penahanan dirinya itu akan digelar pukul 10.00 WIB. Dalam rilis, pengacara Susno Ari Yusuf Amir , menyebutkan bahwa sejumlah nama pejabat yang akan hadir dalam sidang tersebut. Diantaranya, Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Ketua Komisi Yudisial Busyro Muqoddas, dan Ketua Komisi Nasional HAM Ifdal Kasim.

Selain itu, kata Ari, akan hadir juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Syafi'i Ma'arif dan mantan Hakim Agung Bismar Siregar.

Sementara dari jajaran purnawirawan perwira tinggi Polri akan hadir antara lain mantan Ketua Tim Pencari Fakta (TPF) kasus pembunuhan Munir, Brigjen Marsudi Hanafi. "Insya Allah para tokoh tersebut akan hadir," kata Ari Yusuf Amir.

Menurut Ari, sidang praperadilan ini memang menarik perhatian publik. "Mereka akan hadir untuk memastikan hakim berani bersikap mandiri dan mampu menolak adanya intervensi," tegas Ari.
 
Melihat fakta-fakta hukum yang ada, Ari optimis hakim akan mengeluarkan ketetapan bahwa penahanan Susno Duadji tidak sah. Sejauh ini, kata dia, penahanan Susno Duadji hanya didasarkan pada satu alat bukti saja yakni pengakuan Sjahril Djohan yang disebut sebagai aktor besar mafia kasus di tubuh Polri.

Sjahril saat ini juga ditahan oleh Mabes Polri. "Sangat berbahaya kalau hanya berdasarkan pengakuan seseorang, apalagi dia juga menjadi tersangka," kata Ari.
 
Sikap hakim yang mandiri dan berani menolak kesewenang-wenangan polisi, lanjut Ari, akan sangat membantu menciptakan iklim yang kondusif dalam pemberantasan mafia hukum. "Masyarakat akan makin berani dan bersikap proaktif dalam ikut memberantas mafia hukum," tegasnya. (wm)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found