NASIONAL

Warga Malaysia: Tirulah RI Hormat Bendera

Seorang warga Malaysia prihatin melihat 'Jalur Gemilang' yang usang dan kotor berkibar.

ddd
Jum'at, 25 Juni 2010, 10:46 Elin Yunita Kristanti
Bendera Malaysia yang robek
Bendera Malaysia yang robek (www.nst.com.my)

VIVAnews - Seorang warga Malaysia mengaku iri ketika pergi ke Bandung Jawa Barat. Dia melihat bagaimana orang Indonesia dengan hormat memperlakukan benderanya, Sang Saka Merah Putih.

Dalam laman New Straits Times, 24 Juni 2010, Norman Fernandez menuliskan curahan hatinya yang berjudul, 'Perlakukan Bendera Kita Lebih Baik'.

"Baru-baru ini aku mengunjungi Bandung, Indonesia. Di sana aku mengamati penjaga keamanan di hotel yang kutinggali, mengibarkan bendera Indonesia pagi hari.

Saat matahari terbenam, penjaga itu menurunkan benderanya -- tak membiarkan bendera itu menyentuh tanah, lalu melipatnya dan menyerahkannya ke resepsionis. Hal itu juga kerap dilakukan di gedung-gedung pemerintah.

Aku juga diberi tahu, bahwa anak sekolah di Indonesia diajarkan tak hanya soal arti dari warna bendera -- merah dan putih, tapi juga sejarahnya, protokol dan etika mengibarkan bendera.

Selama lima hari aku di Bandung, aku tak pernah melihat bendera Indonesia compang-camping dan pudar warnanya.

Di sini, di Malaysia, pernahkan Anda melihat petugas keamanan di gedung-gedung pemerintah mengibarkan bendera 'Jalur Gemilang' atau bendera negara bagian?

Jika lain kali Anda ke Johor Bahru, lihatlah bendera Malaysia dan bendera Johor Bahru yang pudar berkibar di tiang bendera.

Aku juga sering melihat anak-anak berpakaian dengan motif bendera, 'Jalur Gemilang' yang dibuat dari potongan bendera Malaysia. Atau penyanyi baru, Sudirman Arshad yang memakai baju seperti itu. Dapatkan kita menjahit bendera dan dijadikan baju?

Minggu lalu aku berkendara dari Johor Bahru ke Kulai. Saat melewati gedung-gedung pemerintah, aku melihat bendera yang compang-camping dan kotor.

Yang paling hina, menurutku, ada yang memakai bendera Johor untuk membungkus pepaya di pohon.

Untuk mengibarkan bendera, baik 'Jalur Gemilang' maupun bendera Johor, misalnya, sudah ada aturannya. Namun tak ada yang mengindahkannya.

Sudah saatnya pemerintah mendidik masyarakat soal etika dan protokol memperlakukan bendera, termasuk pada bendera yang telah usang.

Seorang teman pernah bercerita, dia membakar bendera yang Malaysia yang telah usang dan menaburkan abunya di Laut Lido. Apakah 'kremasi' adalah cara yang benar?

Hanya tinggal dua bulan lagi kita merayakan kemerdekaan, saatnya untuk memperlakukan bendera kita dengan baik. Ganti bendera yang usang itu dengan yang baru dan gagah."



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
trisno
29/12/2010
Malingsia (Macan ANCUK asia) cocotE rak nduwe isin, yo ngono kuwi merdeka dikei rak ono usahane. BAKAR MALINGSIA!!!
Balas   • Laporkan
codenz
13/12/2010
bRavo Indonesia.. hidup merah putih.. we love you..
Balas   • Laporkan
kamal
23/08/2010
owh pantesan nelayan malaysia nyuri ikan di perairan Indonesia,,, buat beli bendera mereka yang hancur-hancur tho ????
Balas   • Laporkan
dikta
19/08/2010
bagi kami , merah putih sebagai identitas kami dan kebanggan kami dan itu tidak bisa diganggu gugat.
Balas   • Laporkan
wijayanto
18/08/2010
Kami bangsa INDONESIA menghormati bangsa sendiri dan menjujung nilai dari kemerdekaan serta negara lain, tidak negara kalian yg hanya mengusik kedaulatan bangsa INDONESIA dan negara lain... karena BAGI KAMI DAN KEBANGGAAN KAMI HANYA MERAH PUTIH !
Balas   • Laporkan
m0o
17/08/2010
merah putih kami raih dengan nyawa, kami rawat dengan nyawa, kami pertahankan dengan nyawa
Balas   • Laporkan
sunastra
17/08/2010
Qt jgn trsanjung dgn pujian yg diberikan bgsa lain (terutama Ntuw), krn wlu bagaimana besar sanjunganx, justru mrka tdk mghormti n mghrgai bangsa Qt. mgkin krna mrka melihat bgsa Qt msh dlm keadaan Labil, jd semau gue mo obrak abrik bangsa Qt. Tunggu Dulu
Balas   • Laporkan
kidal
17/08/2010
ya wajarlah..kemerdekaan diperjuangan dgn kemerdekaan yg dihadiahkan akan brbeda rasa+semangatnya dlm mnghargai bendera nasional..
Balas   • Laporkan
menx
17/08/2010
" DAMN.. I LOVE INDONESIA.. "
Balas   • Laporkan
Cak_Ndomblong
17/08/2010
jgn terbuai berita mcm begini, mrk sekedar pgn meninabobokkan bgs kita. pura2 menyanjung tp justru menusuk dr belakang. yg ptg perkuat trs nasionalisme dan bagiamapun BANGGA JADI BANGSA INDONESIA, meskipun pemerintahannya letoy & memble.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com