NASIONAL

Satgas Anti-Mafia Hukum Masih Utuh

Herman mesti melaporkan rencana pengunduran dirinya kepada Kapolri.

ddd
Kamis, 5 Agustus 2010, 15:38 Ismoko Widjaya, Fadila Fikriani Armadita
Satgas Mafia Hukum Koordinasi Dengan KPK
Satgas Mafia Hukum Koordinasi Dengan KPK (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Inspektur Jenderal Polisi Herman Effendi hingga saat ini masih tercatat sebagai anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) belum mengetahui rencana pengunduran diri Herman?

"Jadi, kalau beliau (Herman) mau mundur justru seharusnya bilang ke Kapolri. Baru Kapolri yang menyampaikan kepada Presiden," kata anggota Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Mafia Hukum, Mas Ahmad Santosa, Jakarta,  Kamis 5 Agustus 2010.

Menurut Mas Ahmad Santosa, Herman mesti melaporkan rencana pengunduran dirinya kepada Kapolri Jenderal Polisi Bambang Hendarso Danuri. Lalu dilanjutkan Kapolri kepada Presiden. Karena Satgas ini merupakan institusi bentukan langsung Presiden SBY.

"Satgas sampai sekarang masih utuh. Herman secara officially masih anggota Satgas," tegas mantan Pimpinan Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

Mas Ahmad Santosa menegaskan bahwa faktanya hingga kini Herman masih anggota Satgas. Herman juga kerap berkomunikasi aktif dengan anggota lainnya. "Tapi sejak niat (mundur) itu muncul, belum ada rapat pleno lagi," tegas Mas Ahmad.

Markas Besar Polri sudah membenarkan mundurnya Herman Effendi dari Satgas. Tetapi mundurnya Herman bukan karena ada penarikan personel Polri.

"Tidak ada penarikan, tapi beliau (Herman Effendi) mengajukan pengunduran diri," kata Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Edward Aritonang di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 30 Juli lalu.

Menurut Edward, alasan Herman Effendi mengajukan pengunduran diri karena ada perbedaan pendapat antara Herman dengan Sekretaris Satgas Denny Indrayana.

"Karena ketidaksepahaman satu masalah dengan Denny. Kemudian  keluar kata-kata 'Kalau Anda tidak sepaham, Anda mafia dong'," kata Edward mengutip pernyataan yang disinyalir dipicu menjadi akar permasalahan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
catherineacer
08/08/2010
kenaikan pokok belum terjamin
Balas   • Laporkan
catherineacer
08/08/2010
kenaikan pokok belum terjamin
Balas   • Laporkan
don lusa
06/08/2010
Kenapa kok jendral mau mundur ? jangan dong pakaian anda adalah pakaian kehormatan yang harus anda gunakan 100 % untuk memberantas anggota mafia walaupun mafia tersebut mungkin adalah satu korps dengan anda. Jadi tetaplah berjuang bahu membahu.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com