NASIONAL

Pembangunan Bandara Lombok Tersendat

Padahal, semula akan diresmikan Desember mendatang.

ddd
Sabtu, 7 Agustus 2010, 08:48 Karaniya Dharmasaputra
Bandara Internasional Lombok menunggu dioperasikan
Bandara Internasional Lombok menunggu dioperasikan (Antara/ Budi Afandi)

VIVAnews - Proyek pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) di Desa Tanakawu Kecamatan Praya Lombok Tengah, belum juga rampung. Dari 13 item pekerjaan, lima di antaranya belum teralisir. Yang masih terbengkalai antara lain menyangkut pekerjaan terminal penumpang dan fasilitas penunjangnya yang baru beres 85 persen, mekanikal
elektrikal airside 95 persen, mekanikel elektrikal landside baru 80 persen, peralatan kespen dan penunjangnya 85 persen, dan Acces
Road, Inspection Road serta fasilitas penunjangnya yang baru rampung 60
persen.

Kelima item pekerjaan tersebut mengalami keterlambatan karena berbagai faktor, seperti gangguan keamanan di awal pengerjaan, keterlambatan datangnya peralatan di lokasi, dan perubahan pekerjaan yang mengakibatkan perlu adanya penambahan dana.

Kondisi tersebut diperkirakan dapat menghambat rencana peresmian
Bandara Internasional Lombok pada Desember 2010 mendatang. Apalagi
hingga saat ini proses pengerjaannya terkesan tersendat-sendat. Pengerjaan proyek pembangunan terminal penumpang dan fasilitas penunjangnya, misalnya, sudah terhenti selama tiga bulan. Hingga saat ini pengerjaan bagian penting itu masih sama sekali terhenti.

Terkait dengan itu, PT Angkasa Pura I yang menangani penyelesaian proyek, telah membentuk tim percepatan yang diketuai Eko Purwadi.

Menurut Eko, terhentinya pengerjaan pembangunan terminal yang
ditangani oleh PT Slipi Raya itu karena terkendala dana yang mencapai
Rp21 miliar.

Hal serupa terjadi pada proyek pengerjaan acces road dan inspection road. Terjadi perubahan mekanisme pendanaan, yang semula didanai Pemerintah Provinsi NTB senilai Rp18 Miliar dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah Rp6 miliar menjadi beban PT Angkasa Pura I.

"Kami tengah melakukan evaluasi dan penghitungan kebutuhan dana dengan melibatkan Universitas Mataram untuk merampungkan proyek pembangunan terminal tersebut. Kami perkirakan akhir Desember bisa selesai," kata Eko Purwadi saat rapat dengan Wakil Gubernur dan Jajaran Pemerintah Provinsi NTB di Lombok Tengah, Sabtu, 7 Agustus 2010.

Eko juga menjelaskan proses pengerjaan juga terkendala waktu, terutama mendekati bulan puasa dan Lebaran. Selain itu, untuk pengoperasian BIL, juga masih perlu diverifikasi dan disertifikasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

"Melihat kendala itu kami perkirakan peresmian BIL baru bisa dilaksanakan pada pertengahan Maret 2011. Apalagi syarat untuk memperoleh sertifikat pengoperasiannya harus melalui tes hingga full operation,"ujarnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Badrul Munir
menyatakan akan segera berkoordinasi dengan komisaris PT Angkasa Pura I. Menurutnya pembangunan BIL tersebut bisa dipercepat mengingat peresmian direncanakan pada Desember mendatang. Usai menggelar
rapat bersama sejumlah instansi terkait seperti Angkasa Pura I, Pemeritah Kabupaten Lombok Tengah, dan jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Badrul Munir langsung meninjau bangunan terminal. (edy gustan/Mataram)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
novi
07/08/2010
Saya sudah melihat dari dekat bandara internasional lombok dan sungguh megah dan besar. Saya berharap untuk bandara ini segera jadi dan dapat dioperasikan, dan percaya bilamana bandara ini dibuka maka perkembangan ekonomi dari sektor wisata akan besar.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com