NASIONAL

Ada Kemiripan Gunung Sinabung dan Krakatau

Gunung Sinabung dengan Gunung Krakatau 'kebetulan' meletus pada bulan yang sama.

ddd
Sabtu, 28 Agustus 2010, 07:21 Ismoko Widjaya
Anak Gunung Krakatau
Anak Gunung Krakatau (volcano.si.edu)

VIVAnews - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, memperlihatkan aktivitas vulkaniknya. Ada kemiripan aktivitas vulkanik Gunung yang tidak dikenali letusannya sejak 1600 ini dengan letusan Gunung Krakatau pada 127 tahun lalu.

"Gunung Sinabung termasuk gunung berapi tipe B. Artinya, gunung ini masih aktif namun tidak dikenali letusannya sejak tahun 1600," kata Staf Khusus Presiden Bidang Penanganan Bencana dan Sosial, Andi Arief, dalam keterangan tertulis kepada VIVAnews.

Menurut Andi Arief, ada kemiripan antara Gunung Sinabung dengan Gunung Krakatau yang 'kebetulan' meletus di bulan ini, Agustus, pada tanggal 26, 27, dan 28 tahun 1883.

Andi Arief melanjutkan, Gunung Sinabung ini masih memiliki manifestasi asap dari uap air maupun belerang. Karena tidak membahayakan, gunung itu tidak dipantau sebelumnya.

Uap air itu diduga berasal dari air yang masuk ke kawah gunung. Kemudian, karena intensitas hujan yang tinggi, maka air masuk kawah Sinabung dan berubah menjadi uap bertekanan tinggi. Lalu terjadi letusan freatik atau uap air yang diikuti abu vulkanik.

"Kalau kita lihat beberapa sumber bacaan terjadinya letusan krakatau 1883 hampir mirip, dimana air laut masuk kawah," kata dia. Ada pula kemiripan kedua yakni, dinding-dinding mulai runtuh.

"Lalu (uap air) mendidih bertekanan tingi dan meletup meruntuhkan dinding Krakatau. Mudah-mudahanan ini hanya mirip," ujar Andi. Kendati demikian, hingga kini Gunung Sinabung masih hanya mengeluarkan asap dari kawah saja. Belum ada aktivitas gunung akan meletus.

Seperti diketahui, Gunung Krakatau yang berada di Selat Sunda itu meletus pada 1883. Letusan gunung yang mahadahsyat itu disebutkan menewaskan 36.000 jiwa.

Suara Krakatau terdengar sampai Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer.

Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II. Ini merupakan letusan gunung terbesar sejak populasi manusia sudah cukup padat. (hs)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
noni
21/09/2010
saya kepengen tau banyak ttg gunung berapi yg ada di indonesiam, dan gimana dahsyatnya pada waktu meletusnya gunung tambora, jadi menurut saya yg ahli ahli gunung api banyak pr nya skrg hrs mendeteksi jenis jenis gunung api apa yg ada di indonesia
Balas   • Laporkan
Mardiansyah
04/09/2010
saya mengajak seluruh saudara2x sebangsa dan setanah air untuk segera bertobat..
Balas   • Laporkan
Deni Ahmad
30/08/2010
saya mengajak teman-teman netter, agar berdoa semoga bencana ini cepat berlalu, kami melihat lagi arsip2 kejadian seputar meletusnya Krakatau 1883, atau 127 tahun yang lalu, ada kemiripan ya meletus disekitar tanggal 27, 28 Agustus secara kebetulan saja.
Balas   • Laporkan
Deni Ahmad
30/08/2010
saya mengajak teman-teman netter, agar berdoa semoga bencana ini cepat berlalu, kami melihat lagi arsip2 kejadian seputar meletusnya Krakatau 1883, atau 127 tahun yang lalu, ada kemiripan ya meletus disekitar tanggal 27, 28 Agustus secara kebetulan saja.
Balas   • Laporkan
Deni Ahmad
29/08/2010
saya mengajak teman-teman netter, agar berdoa semoga bencana ini cepat berlalu, kami melihat lagi arsip2 kejadian seputar meletusnya Krakatau 1883, atau 127 tahun yang lalu, ada kemiripan ya meletus disekitar tanggal 27, 28 Agustus secara kebetulan saja.
Balas   • Laporkan
rahmat pelawi
28/08/2010
wah...........! serem banget, semoga gk seperti itu. soalnya aku tinggal di bawah gunung sinabung............!
Balas   • Laporkan
Hang tuah
28/08/2010
smoga cepat di ambil keputusan oleh pemda setempat,,,dan warga bisa ambil keputusan untuk ngungsi keluar kota.,.tolong pemerintah secepatnya ambil keputusan..,bahaya apa tidak.,.,
Balas   • Laporkan
nio99
28/08/2010
bertaubatlah kita sebelum terjadi....
Balas   • Laporkan
Tata
28/08/2010
Kirimkan tim ahli ke Gunung Sinabung untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai gunung tersebut..
Balas   • Laporkan
spitzer
28/08/2010
Andi Arif muncul disini juga ya??sudah ga repot ngurusi LC bodong ya????dasar preman.....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com