NASIONAL

Polri: Serbu Polsek, Teroris Pamer Eksistensi

"Saya lihat ini tidak ada kaitannya dengan TNI Polri. Ini kaitannya dengan CIMB."

ddd
Rabu, 22 September 2010, 12:13 Elin Yunita Kristanti, Eko Huda S
Polsek Hamparan Perak Deli Serdang paska  penyerangan
Polsek Hamparan Perak Deli Serdang paska penyerangan (PRB/VIVAnews)

VIVAnews -- Gerombolan teroris secara tak diduga menyerang Polsek Hamparan Perak, Deli Serdang, Sumatera Utara dini hari tadi. Tiga petugas kepolisian tewas diberondong senjata.

Ketiganya adalah, Bripka Riswandi, Aipda Deto Sutejo dan Aiptu B Sinulingga.

Polri menduga penyerangan dilakukan oleh jaringan teroris yang melakukan perampokan di Bank CIMB Niaga, Medan beberapa waktu lalu.

Sebab, pola serangan ke Polsek Hamparan Perak mirip dengan pola perampok CIMB Medan.

Lantas, mengapa mereka kembali melakukan penyerangan?

Menurut Kepala Divisi Humas Polri, Inspektur Jendera Iskandar Hasan, jaringan teroris yang juga terlibat perampokan CIMB Niaga menunjukkan bahwa jaringan mereka masih ada.

"Karena kita tangkap mereka, mereka tunjukkan eksistensinya bahwa mereka masih  ada," kata Iskandar saat dihubungi, Rabu 22 September 2010.

Keyakinan Polri akan keterkaitan jaringan ini tidak hanya datang dari pola serangan.

Iskandar mengatakan, berdasarkan selongsong peluru yang ditemukan di Polsek Hamparan Perak, identik dengan senjata yang digunakan perampok CIMB Niaga.

"Ada tiga jenis senjata. Saya lihat ini tidak ada kaitannya dengan TNI Polri. Ini kaitannya dengan [perampok] CIMB," kata dia.

Berdasarkan selongsong, diketahui, gerombolan penyerangmenggunakan senjata jenis SS1, M 16, pistol, dan AK 47. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kritikus
24/09/2010
@ indra : indahnya punya saudara seperti anda... :)
Balas   • Laporkan
indra gandhi
24/09/2010
say berdoa semoga tuhan mengampuni dosa dosa yang menjadi korban,dan semoga mereka yang melakukan penyerangan disadarkan bahwa kita bersaudara,dan untu polri tidak main tangkap orang yang belum tentu bersalah
Balas   • Laporkan
lamellong
23/09/2010
Dasar teroris pengecut, kalau memang mau jihad tuh lawan Israel deh, jangan saudara sendiri disikat
Balas   • Laporkan
kritikus
23/09/2010
oh teroris2.. jikalau elu2 berhasil.. masjid tetap aje sepi2.. yg jago ngaji jg tetap aje yg dr kaset... T_T
Balas   • Laporkan
satrio
23/09/2010
teroris indonesia sedang unjuk kekuatan dengan menyerang kantor polsek hamparan perak berantas teroris sampai akar-akarnya jangan beri ruang gerak teroris di indonesia met bertugas densus 88 moga sukses
Balas   • Laporkan
ustadz_maliki
23/09/2010
Mudah2an masyarakat tdk menjadi korban akibat unjuk kekuatan antara Densus 88 - Teroris CIMB ...
Balas   • Laporkan
timboel
23/09/2010
Jihad apakah harus dengan senjata?? terus siapa yg dianggap musuh, kita ini saudara dari sabang sampai merauke, mari bersatu, jangan bikin kacau, jangan bikin teror, apalagi berkedok agama mayoritas, masyarakat jadi takut nich...ayo bersatu...INDONESIAKU.
Balas   • Laporkan
wong ndeso
23/09/2010
Sandiwara yang sdh ga lucu...kasihan nasib para bawahan yg cuma dijadikan alat pimpinan.... hai para polisi muda jangan mau dipermainkan atasanmu... lo cuma dijadikan pion tau!!! bisanya cuma cari kambing hitam... nuduh org sembarangan utk nutupin diri
Balas   • Laporkan
bob the builder
22/09/2010
kisah yang meragukan kebenarannya
Balas   • Laporkan
Indra
22/09/2010
Densus 88 sebagai anak bawang jangan malu2lah minta bantuan ke Sat 81 Gultor,merekakan sudah kawakan menumpas teror..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com