NASIONAL

Susu Formula Kaya Protein Picu Obesitas

Susu formula yang diperkaya protein dan nutrisi lainnya mengandung lebih banyak kalori.
Senin, 4 Oktober 2010
Oleh : Petti Lubis, Mutia Nugraheni

VIVAnews - Bayi yang diberikan banyak susu formula cenderung obesitas pada usia lima tahun. Hal itu menurut penelitian tim dari MRC Childhood Nutrition Research Centre di University College London, Inggris.

Penelitian menunjukkan peningkatan berat badan secara berlebihan pada bayi dapat membuatnya memiliki masalah kesehatan. Risiko penyakit yang dialaminya antara lain penyakit jantung hingga diabetes.

Dari penelitian diketahui bayi yang diberikan susu kaya protein, vitamin dan nutrisi lainnya memiliki lemak lebih banyak 22 persen hingga 38 persen dibandingkan bayi yang tidak mengonsumsi susu formula. Dan, jika diteruskan hal ini bisa berlangsung hingga berusia lima hingga delapan tahun. Hal itu jika dibandingkan dengan susu formula standar.

Para peneliti percaya, susu yang diperkaya protein dan nutrisi lainnya mengandung lebih banyak kalori dan memicu pertumbuhan berat badan saat fase pertumbuhan penting. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan 20 persen obesitas pada orang dewasa kemungkinan disebabkan kelebihan nutrisi atau peningkatan berta badan berlebih saat bayi.

"Penelitian ini sebenarnya mendukung kegiatan menyusui karena akan sulit terjadi kelebihan nutrisi jika bayi diberikan air susu ibu. Isu tentang cara terbaik untuk memberi makan anak harus dievaluasi berdasarkan bukti saat ini," kata Profesor Atul Singhal, kepala peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail.

Para peneliti mengamati dua penelitian acak, terkontrol, dan penelitian double blind (peneliti dan para ibu tidak tahu jenis susu yang diberikan). Penelitian ini melibatkan bayi yang baru lahir kecil di rumah sakit daerah Cambridge, Nottingham, Leicester dan Glasgow, Inggris.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found