NASIONAL

BMKG: Surabaya Bakal Ditiup Angin 50 Km/Jam

Yang lebih berpeluang timbulnya angin kencang ada di bagian timur dan selatan Jawa Timur.

ddd
Rabu, 15 Desember 2010, 12:36 Arry Anggadha
Pusaran angin
Pusaran angin (Antara/ Ismar Patrizki)

VIVAnews - Hujan lebat disertai angin kencang, kemungkinan besar masih 'terus' mendera Jawa Timur termasuk Surabaya. Diperkirakan, dalam waktu dekat kondisi ini akan berlangsung selama musim penghujan di penghujung 2010 ini.

Bahkan, intensitas hujan dengan curah diatas 50 milimeter bercampur hembusan angin berkekuatan 50 sampai 60 km per jam akan mewarnai kondisi cuaca di Surabaya dalam sepekan ke depan. Sedangkan, peluang hujan dengan intensitas sedang akan terjadi pada sore atau malam hari.

Sementara, terkait badai yang sempat memorak-porandakan Surabaya, Selasa 14 Desember 2010 malam kemarin, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda menyebut, hal tersebut tidak bisa diukur hanya karena disebabkan angin.

"Sebab, kekuatan angin sangat bergantung dari suhu yang ada di daratan," kata prakirawan BMKG Juanda, Ari Pulung Rabu, 15 Desember 2010.

BMKG Juanda tidak menampik, jika angin yang berhembus pada Selasa malam tersebut berkekuatan lebih dari 50 km per jam atau setara dengan 30 knot. Angin yang berhembus dengan kecepatan rata-rata tersebut bisa dikatagorikan angin kencang.

"Sebab, ada perbedaan dengan puting beliung. Kalau puting beliung, pusaran kekuatan anginnya bisa mencapai antara 60 km per jam sampai 90 km per jam. Sedangkan, hembusan angin dengan kekuatan 50 km per jam sudah termasuk kencang," terang Ari.

Menurut Ari, saat itu sensor di BMKG Juanda sempat memantau pergerakan angin yang mengakibatkan pohon tumbang memiliki kecepatan hembusan 60 km per jam. Dikatakannya, secara umum angin bergerak dari arah barat hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 30 km per jam.

"Yang lebih berpeluang timbulnya angin kencang ada di bagian timur dan selatan Jawa Timur. Itu warning yang kami peroleh dari BMKG Pusat di Jakarta," terang Ari.

Munculnya angin kencang tersebut akibat tekanan rendah di selatan Pulau Jawa. Angin bergerak dari tekanan rendah ke tekanan tinggi di sekitar Pulau Jawa kemudian menjadi bertambah besar.

Sesuai prakiraan, kondisi ini akan berlangsung sampai 16 Desember 2010. Dan, untuk tahun ini, intensitas hujan dengan angin kencang diperkirakan lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

Sebelumnya, di Surabaya saat terjadi angin kencang kemarin sejumlah pohon tumbang. Diantaranya, di Taman Bungkul, batang pohon sono yang tumbang menimpa sedikitnya lima sepeda motor. Termasuk seorang tukang becak, meninggal di lokasi akibat tertimpa pohon bersama becaknya. (hs)


Laporan: Tudji Martudji | Surabaya



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com