NASIONAL

Kronologi Ledakan Bom Polresta Cirebon

Pelaku meninggal di tempat dengan kondisi badan hancur.

ddd
Jum'at, 15 April 2011, 13:59 Ita Lismawati F. Malau, Eko Huda S
Ledakan Bom Cirebon
Ledakan Bom Cirebon (tvOne)

VIVAnews - Sebuah bom meledak di masjid di kompleks Markas Polres Kota Cirebon, Jawa Barat, siang tadi. Kabid Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bahrul Alam menjelaskan kronologi ledakan ini.

"Saat mau salat Jumat, sekitar pukul 12.35 WIB. Tiba-tiba tubuh salah satu yang salat Jumat meledak," jelas Anton kepada wartawan, Jumat, 15 April 2011. "Ini diduga bom bunuh diri."

Pelaku, sambungnya, meninggal di tempat dengan kondisi badan hancur. Dalam kejadian ini, sambungnya, 17 jemaah mengalami luka, sebagian besar  anggota Kepolisian Polres Kota Cirebon, termasuk Kapolresta Cirebon. Hingga kini, kondisi para korban belum diketahui pasti karena masih menjalani perawatan.

"Korban juga ada dari ulama dan warga sekitar," tambahnya. Mengenai jenis bom, Anton belum mengetahui karena tim penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Modus pelaku pemboman, kata dia, sengaja ikut salat dan posisi dia cukup dekat dengan barisan Kapolresta yang sedang salat juga.

Ditanya soal pengamanan, Anton mengatakan, "Kalau soal pengamanan masjid, siapapun kan tidak bisa ditolak salat." (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
am_rustam
15/04/2011
Objektif pada BOM ya...bukan diperdalam subjeknya...MASJID, JUM"ATAN, ISLAM...Islam tidak semuanya teroris, Intel dan media harus mengkerusutkan penelitian pada teror BOM bukan pada Islamnya.
Balas   • Laporkan
putragabriel
15/04/2011
Peristiwa ini harus disikapi dengan tenang dan teliti ..
Balas   • Laporkan
eko
15/04/2011
Sebaiknya sekarang indonesia harus bertindak tegas, TERORIS, KORUPTOR, DAN PENGEDAR NARKOBA HARUS DI HUKUM MATI. itu harga mati
Balas   • Laporkan
aalym
15/04/2011
Teman yang terdekat bagi kita semua adalah kematian. tidak bisa lari padanya. Hadapi saja. Terima semua kenyataan. tetap berpegang teguh pada Islam, Al Quran dan Sunnah.
Balas   • Laporkan
loet7
15/04/2011
Biangnya sudah bisa ditelusuri,paling tidak pengikut organisasi yang senang akan teror meneror.
Balas   • Laporkan
nobosahbaseh
15/04/2011
Hukuman untuk teroris & pengedar narkoba di Indonesia belum tegas. buat mereka jera!! Turut berduka cita, Islam tidak mengajarkan kekerasan.
Balas   • Laporkan
crane | 15/04/2011 | Laporkan
Saya sangat setuju semua agama tidak mengajarkan kekerasan. hanya orang2 biadab saja yg menggunakan atas nama agama! sungguh Berdosa!
Rakyat Biasa
15/04/2011
Bisa jadi buat adu domba antar pemeluk agama nich..
Balas   • Laporkan
jojochris
15/04/2011
Dengan adanya peristiwa ini,apakah perlu pengamanan dan pemeriksaan khusus saat mau masuk masjid?
Balas   • Laporkan
cahangon
15/04/2011
JANGAN SALAHKAN PENGAMANAN. MOSOK POLISI HARUS PERIKSA SATU PER SATU ORANG YANG MAU SHOLAT JUM'AT?
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com