NASIONAL

Alasan Pemerintah Beri Keringanan Pajak

Pemerintah akan menghidupkan industri kilang minyak, sehingga impor BBM bisa ditekan.
Selasa, 6 September 2011
Oleh : Hadi Suprapto, Harwanto Bimo Pratomo
Hatta Radjasa

VIVAnews - Pemerintah menyatakan salah satu alasan pemberian fasilitas penangguhan pajak untuk waktu tertentu (tax holiday) kepada perusahaan petrokimia dan kilang minyak dalam rangka menggenjot peningkatan surplus neraca perdagangan. Pasalnya, besarnya impor minyak telah menjadi penyebab menipisnya surplus perdagangan.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemberian tax holiday pada dua sektor ini dapat mengurangi impor bahan bakar minyak. "Impor BBM kita sangat tinggi sekali," kata dia saat ditemui di kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Selasa 6 September 2011.

Meski impor meningkat, Hatta melihat kinerja ekspor Indonesia sejauh ini cukup baik. Hal ini tak lain karena tujuan ekspor Indonesia telah didiversifikasi, sehingga krisis global tak banyak mempengaruhi kinerja ekspor. "Ekspor ke Eropa hanya 19 persen," katanya. "Namun yang harus dicermati kalau pelemahannya terjadi di China, ekspor kita ke sana cukup besar."

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menjaga kinerja perekonomian Indonesia di tengah ketidakpastian perekonomian global antara lain dengan memperluas pangsa pasar domestik, menjaga kinerja sektor industri, serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Selain itu, dia melanjutkan, peningkatan perdagangan dalam negeri perlu diperhatikan dengan mengurangi potensi beban. Jangan sampai perdagangan antarpulau ada pungutan. "Itu yang mengakibatkan perdagangan tidak efisien," tuturnya. (eh)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found