NASIONAL

Mantan Bos Telkom Nekat Sayat Dahi di KPK

Aksi tersebut merupakan sikap protesnya atas maraknya kasus korupsi di Indonesia.

ddd
Kamis, 15 September 2011, 16:01 Arry Anggadha, Dedy Priatmojo
Aksi Arifin Wardianto Melukai Diri di KPK
Aksi Arifin Wardianto Melukai Diri di KPK (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Aktivis anti korupsi Yogyakarta, Arifin Mardiyanto, melakukan aksi nekat di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi. Mantan Kepala Telkom Yogyakarta itu mengiris dahinya dengan pisau serbaguna.

Aksi tersebut merupakan sikap protesnya atas maraknya kasus korupsi di Indonesia. "Saya melakukan ini sebagai sikap protes saya atas marak terjadinya kasus kasus korupsi di negara ini," ungkap Arifin di kantor KPK, Jakarta, Kamis 15 September 2011.

Seketika itu ia langsung mengeluarkan mata pisau kemudian menyayatkan ke bagian dahinya sendiri sepanjang 5 cm, darah segar menetes dari atas dahinya mengenai kemeja putihnya. Sontak aksinya itu mengejutkan banyak pihak, termasuk awak media yang memang secara sengaja mewawancarainya.

Arifin juga mengatakan aksi nekatnya itu merupakan bentuk dukungan moral agar KPK konsisten menjalankan tugasnya sesuai dengan amanah Undang-undang.

"KPK konsisten jangan berpengaruh, tuntaskan korupsi sampai ke akar-akarnya," tandasnya. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
afdol.azzih
16/02/2012
ahhh........................ aksi basi..... cuman buat butup nutupi.... :P
Balas   • Laporkan
lah ngapain pak pake sayat dahi segala ...kalo mau ikt berantas korupsi dari hal terkecil dulu,,dikantor bekas baopak bekerja juga banyak pak...jaman gini banyak yang di manfaatkan sama orangn2 yang mencari simpati...liat dulu di kantor bapak...
Balas   • Laporkan
awan lembayung
04/11/2011
semua pada korupsi dari DPR sampai pejabat daerah,bahkan sudah merasuk ke sekolah sekolah dari SD s/d PERGURUAN TINGGI.hebaaatt
Balas   • Laporkan
arman
02/11/2011
pake aja hukum di negara cina yang korupsi di hukum mati 7 keturunan biar kapok para pejabat di indonesia
Balas   • Laporkan
icuk
11/10/2011
KPK saat ini memang dalam posisi yg sangt sulit,yg pasti jgn sampai semangt kendor,karena KPK hrus tetap maju,hancurkn KORUPSI,hancurkannnnnn
Balas   • Laporkan
Rizqi L. Ghani
07/10/2011
klo pemerintah mau,koruptor di miskinkan aja smua,biar jera, tp kayakx pmerintah skrang pura2 nutup mata dgn make alasan Hak Asasi Manisia,,,,,,,,,
Balas   • Laporkan
haris
05/10/2011
Jgn diliat sayat dahinya kwan...Tp latar blkang hal itulah yg harus Qt dukung & slalu istiqomah diperjuangkan...sulit UTK memberntas korupsi dinegara yg Qt cintai ini....krn yg tukang memberantas juga terlibat dgn nama y KKN.....
Balas   • Laporkan
Paradisa
05/10/2011
jangan sampai potong leher. bahaya............!!!!
Balas   • Laporkan
mulyana
21/09/2011
salut bet bpk sayat dahi... wooy jangan cuman mengkritik.. bpk itu melalukan sesuatu apa yg menjadi kekesalan nya dia pada koruptor. yg gini aja di hujat... parah dasar orang indonesia...
Balas   • Laporkan
kaka
21/09/2011
anda melukai diri sendri,bukti ketidak mampuan anda memberikan suatu solusi buat pemberantasan korupsi,anda sebaiknya diam d rumah saja baca koran minum susu.....setuju bgt ma sodara cecep...yuk qt satukan koruptor pd suatu tempatd jaga d pamern
Balas   • Laporkan
imanuelezra | 07/12/2011 | Laporkan
melukai diri sendiri kok bisa jadi bukti ketidakmampuan memberikan suatu solusi.. emang sih ga nyambung sama korupsinya, tapi ya kalo dia peduli knp harus disuruh diam di rumah baca koran minum susu? aneh


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru