NASIONAL

MUI Kritik Ustad Kurang Mendidik di Televisi

"Saya tidak bisa sebut nama, tapi adalah," kata Ketua MUI Ma'ruf Amin.

ddd
Selasa, 15 November 2011, 16:15 Ismoko Widjaya, Syahrul Ansyari
Ketua MUI Ma'ruf Amin
Ketua MUI Ma'ruf Amin (Antara/ Rosa Panggabean)

VIVAnews - Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengeluhkan kemunculan ustad-ustad yang lebih banyak mengumbar canda dan tawa daripada dakwah di televisi. Ma'ruf menilai mereka tidak memberikan materi yang mendidik, hanya sekedar pepesan kosong.

"Substansinya sangat kurang sekali, mereka lebih banyak bercanda kepada publik. Jadi intinya mereka lebih mengarah ke aksesoris bukan ke arah substansi seperti mendidik," kata Ma'ruf Amin saat ditemui di kantor MUI, Jakarta, Selasa 15 November 2011.

Dia mengatakan seharusnya mereka lebih mendidik dalam rangka meningkatkan kualitas umat muslim. Kalau hanya sekedar bercanda fungsi sebagai pendakwah akan hilang.

Oleh karenanya, dia berencana akan mencari cara bagaimana agar dakwah di televisi menjadi lebih berkualitas.

"Ada juga yang masih dalam batas. Tapi saya lihat memang sudah ada yang melewati koridor. Saya tidak bisa sebut nama, tapi adalah," ujarnya.

Tidak hanya itu, MUI pun berencana memberikan teguran langsung pada ustad-ustad yang dimaksud. "Nanti kami akan rumuskan hal itu, jadi kalau ada yang melanggar akan kita tegur. Memang sekarang kita belum buat apa-apa. Tapi kita akan buat pedomannya lebih dahulu," kata Ma'ruf. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
solkhan
16/11/2011
benar itu, saya sangat sangat setuju....... lebih cepat lebih baik....
Balas   • Laporkan
Abdullah
16/11/2011
Setuju. Kalo bisa TV ambil asatidzah dari radio Rodja 756AM, radio Hang Batam, radio As Sunnah Cirebon, radio Muslim Jogja. Insyaallah pasti lebih berkualitas dan no lawak2an.
Balas   • Laporkan
budyalfaruq | 20/11/2011 | Laporkan
Apanya beerkualitas? yg ada malah makin parah. Bisa2 umat yg baru belajar ngaji semuanya membidahkan selurh amalan agama.
Abdullah
16/11/2011
Setuju. Kalo bisa TV ambil asatidzah dari radio Rodja, radio As Sunnah Cirebon, radio Muslim Jogja, radio Hang Batam. Insyaallah pasti berkualitas
Balas   • Laporkan
galangalpacino
15/11/2011
saya kog punya pandangan lain ,yaaa.......dulu MUI kritik rhoma irama krna dakwah lewat lagu...truss ujung2 nya ditarik MUI lagi,, sekarang dakwah sambil canda....dikritik,,....truss gimana,,,???? coba belajar dari Sunan Kalijaga, bgman beliau berdakwah
Balas   • Laporkan
abu safa
15/11/2011
skrg antara ustad dgn selebritis bedanya tipis.
Balas   • Laporkan
sadik
15/11/2011
setuju juga.......ulamanya ngsih ceramah yg bagus saja umat islam di indonesia masih sgt buas ketidak disiplinanya apalagi ulamanya tukang lawak.....kalah nanti rimba belantara buasnya......
Balas   • Laporkan
agoes.keong | 15/11/2011 | Laporkan
tulisane bocah SD
gegelano | 15/11/2011 | Laporkan
maaf mas,,,,kok saya gak ngerti y dengan tulisan mas sadik....
abdeeas | 15/11/2011 | Laporkan
sebentar aq lagi nyimak tulisannya.. soalnya titik koma nya g pas...
mantow86
15/11/2011
jijik lihat si solmed........
Balas   • Laporkan
v4vendeta | 15/11/2011 | Laporkan
berart anda jg jijik sm pencipta nya :D ga baik blg bgt,itu hasil karya ciptaan Tuhan YME
abdeeas
15/11/2011
setuju... coba tolong diawasi... ustadz2nya ... mereka jadi ustadz selebritis.... kita kan nonton n dengerin dakwah.. bukan nonton lawak.... kalau mau nonton lawak OVJ aja...
Balas   • Laporkan
abdeeas
15/11/2011
Jamaaaaaaaahhhhhhhh......!!!!!.... Alhamdulillah.. ada lagi tiap pagi: Are you ready??????... Ready..... Kata siapa ????? kata ustadz......
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com