NASIONAL

HUT OPM

OPM Tembaki Brimob Saat Sedang Razia

Tidak ada korban dari Brimob, tapi dari kelompok OPM belum diketahui secara pasti.

ddd
Kamis, 1 Desember 2011, 00:16 Arry Anggadha
Sarang OPM di Belanda
Sarang OPM di Belanda (Jackson Kumaat)

VIVAnews - Jika sebelumnya kontak senjata antara Brimob dengan OPM tejadi di Kampung Toko II Paniai Timur Paniai Papua, kali hal yang sama terjadi di Kampung Dagauto juga Distrik Paniai Timur, Rabu 30 November sekitar pukul 17.30 WIT.

Kontak senjata antara Brimob yang tergabung dalam Satgas Operasi Tumpas Matoa dengan kelompok TPN/OPM Dev II Makodam Pemka IV Eduda Paniai, berlangsung 50 menit. Tidak ada korban dari Brimob, tapi dari kelompok OPM belum diketahui secara pasti.

Juru Bicara Polda Papua Kombes Wachyono mengatakan, kontak senjata terjadi, ketika pasukan Brimob menggelar razia di sekitar lokasi. "Anggota Satgas Operasi Tumpas Matoa 2011 wilayah Paniai yang dipimpin Ipda Jenni dengan kekuatan 25 personil, saat itu sedang berpatroli di sekitar Pos Lintas/Pantau Kampung Dagauto. Tiba-tiba ditembaki dari arah Bukit Cemara, kontan anggota balas menembak," kata Wachyono, Rabu 30 November 2011.

Awalnya, 30 menit sebelum aksi baku tembak terjadi, ada penambahan personil di pos tersebut, dari 15 menjadi 25 personil. Karena informasinya kelompok OPM mau menyerang Pos.

"Jam 17.00 WIT, 30 menit sebelum aksi kontak senjata terjadi, dilaksanakan penambahan 10 anggota  Satgas, dari sebelumnya hanya 15 jadi 20. Setelah  Penambahan dilakukan kelompok TPN/OPM dari arah bukit cemara malah melakukan tembakan secara rentetan ke arah pos lintas/pantau," jelasnya.

Merasa ditembaki, personel Brimob melakukan tembakan balasan. "Untuk mempertahankan diri, anggota Satgas membalas tembakan ke arah kelompok OPM, kontakpun terjadi hampir satu jam," ujarnya.

Kata Wachyono, sebelum terjadi kontak senjata, sekitar pukul 15.00 WIT, kelompok TPN/OPM beranggotakan sekitar 20 orang, dengan membawa senjata api laras panjang mendatangi distrik tersebut. "Sejak siang memang anggota sudah mulai curiga, akan ada penyerangan, karena kelompok OPM terlihat turun dari gunung, sehingga jumlah anggota di sana ditambah," ujarnya.

Laporan: Banjir Ambarita | Papua



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dewa.borneo
01/12/2011
sampai kapan..?
Balas   • Laporkan
aku_bapakmu
01/12/2011
mungkin polisi di jawa yang suka menjebak kemudian menilang pengendara motor juga perlu ditembaki, ha ha ha
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com