NASIONAL

Ratusan Rumah di Semarang Tergenang Rob

Genangan air rob ini selain mengganggu aktivitas warga juga menyebabkan gatal-gatal.

ddd
Selasa, 10 Januari 2012, 16:57 Ismoko Widjaya
Banjir rob
Banjir rob (ANTARA/Fanny Octavianus)

VIVAnews - Ratusan rumah di kecamatan Semarang Utara saat terendam rob atau air pasang naik. Situasi ini tentu saja sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan menyebabkan gatal-gatal dan bau busuk.

Pantauan VIVAnews.com, Selasa 10 Januari 2012, sejumlah rumah di kawasan pesisir Semarang, seperti di Kampung Petek, Kampung Tambra, Kampung Layur, dan juga Dadapsari di Kecamatan Semarang Utara, terendam rob setinggi sekitar 20-30 cm.

Menurut Sugiharto, warga kampung Layur, kedalaman air rob akan terus bertambah hingga malam dan dini hari nanti. "Biasanya rob datang sekitar jam 13.00 atau paling lambat jam 15.00. Dan air akan terus naik sampai keesokan hari. Nanti mulai pukul 06.00 air berangsur surut," kata Sugiharto.

Meski air mulai surut pagi hari, ketinggian air tak juga menyusut hingga kering. Karena ketika genangan belum mengering, langsung datang rob susulan. Sehingga makin lama makin tinggi. Warga sendiri sudah menyiasati dengan meninggikan bangunan mereka. Namun hal itu tak banyak menolong.

Genangan air rob ini selain mengganggu aktivitas warga juga menyebabkan gatal-gatal. Menurut Sugiharto, banyak anak-anak di kampunya yang terkena penyakit seperti kudisan. "Belum lagi air got dan sampah yang meluap. Kadang malah sampai masuk rumah. Ini masih diperburuk bau busuk air laut," tambah Sugiharto.

Akibat rob ini pula, siswa-siswi SD Lodan Raya harus melepas sepatunya saat melintas. Menurut Warsiti, warga kampung Petek, rob itu makin parah saat musim hujan seperti sekarang. "Airnya bercampur, jadi cepat tinggi," kata Warsiti.

Rob di Semarang biasanya berlangsung antara sepekan hingga sepuluh hari. Ini menjadi permasalahan klasik yang selalu dijanjikan calon Walikota saat kampanye. Namun seperti biasanya, ketika terpilih tak ada satupun yang berhasil menangani secara komprehensif.

Laporan : Puspita Dewi | Semarang, umi



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com