NASIONAL

Belajar Kerukunan, Konjen AS Keliling RI

Kota pertama yang dikunjungi adalah Mataram, Nusa Tenggara Barat

ddd
Kamis, 9 Februari 2012, 21:10 Syahid Latif, Edi Gustan (Mataram)
Doa bersama lintas agama
Doa bersama lintas agama (ANTARA/Reno Esnir)

VIVAnews - Konsulat Jenderal Amerika Serikat (AS) Kristen F Bauer bertemu sejumlah tokoh lintas agama di Mataram,Nusa Tenggara Barat (NTB). Kehadiran Konjen AS itu untuk menyerap informasi tentang kerukunan umat beragama di Kota Mataram yang terkenal memiliki keberagaman suku, ras, dan agama.

Kristen F Bauer yang didampingi seorang penerjemah ini berdialog dengan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Sejumlah pertanyaan diajukan adalah potensi masuknya faham baru menyusul arus globalisasi, serta program pembinaan diterapkan pemerintah Kota Mataram dalam menjaga kerukunan antara umat beragama.

"Kami datang untuk belajar tentang NTB terutama tentang kerukunan umat beragama," kata Kristen melalui penerjemahnya kepada wartawan di Mataram Kamis 09 Februari 2012.

Konjen AS menyatakan, kedatangan mereka tak hanya menyerap informasi mengenai upaya menjaga kerukunan umat beragama. Pejabat AS ini berharap bisa memperoleh informasi mengenai perkembangan masalah pendidikan dan ekonomi.

Diakui Kristen, kunjungannya ke Kota Mataram merupakan agenda pertama pada tahun 2012. Selanjutnya dia akan berkunjung ke sejumlah daerah lainnya di Indonesia.

Dari hasil pertemuannya dengan FKUB, Kristen mengapresiasi program yang dilakukan FKUB seperti Jum'at taqwa, study banding ke daerah lain dan program lainnya. Terlebih Forum Komunikasi Umat Beragama Mataram sudah berjalan 10 tahun.

Selain bertemu denga FKUB Mataram, Konjen AS yang berkantor di Surabaya juga berkunjung ke DPRD NTB, Institut Agama Islam Negeri Mataram dan selanjutnya bertemu dengan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi. Kedatangan Konjen AS ke Mataram itu difasilitasi oleh Pengurus Cabang Nahdatul Ulama Kota Mataram.

Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Mataram H.Wildan menyambut baik kedatangan Konjen AS itu. Dia berharap dialog yang berlangsung selama 1,5 jam lebih itu, dapat ditindaklanjuti dengan peningkatan kerjasama dan tukar informasi diantara kedua pihak.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
kun19
10/02/2012
Ngawur ini AS, Belajar kerukunan disini, Masa ngak tau di Indonesia sering sekalai terjadi konflik "SARA", mungkin dianya Nyindir kali... Untung juga ada "Pancasila" kalau tidak udah perang saudara terus kali di "SINI"...
Balas   • Laporkan
paling juga mo mata-matain...bintitan nanti lho..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru