NASIONAL

Lemhannas: Penolakan Ormas Dapat Dibenarkan

Lemhannas menentang ormas apapun yang menggunakan cara-cara kekerasan.

ddd
Kamis, 16 Februari 2012, 11:27 Anggi Kusumadewi, Karaniya Dharmasaputra
Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supandji
Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supandji (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews – Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supandji menyatakan penolakan terhadap organisasi masyarakat tertentu boleh dilakukan asal tidak bertentangan dengan Undang-undang.

“Soal peristiwa di Palangkaraya, penolakan semacam itu dapat dibenarkan sepanjang tidak menggunakan cara-cara kekerasan,” kata Budi dalam acara coffee morning dengan pimpinan media massa di Gedung Lemhannas, Jakarta, Kamis 16 Februari 2012.

Pekan lalu, sejumlah masyarakat Dayak mengusir empat delegasi Front Pembela Islam di Bandara Cilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Keempat delegasi FPI itu sedianya hendak menghadiri pelantikan pengurus FPI Kalteng sekaligus peringatan maulid nabi. Namun warga menolak kedatangan mereka karena menilai FPI indentik dengan kekerasan.

Budi menegaskan, penolakan warga setempat tidak dapat disalahkan. “Jika kita merasa tamu itu hanya akan membuat rusuh dan onar, tentu hak kita sebagai pemilik rumah untuk berkeberatan menerima tamu semacam itu,” ujar Budi.

Lebih lanjut, ia menekankan Lemhannas sendiri menentang tegas ormas apapun yang menggunakan cara-cara kekerasan. “Siapa yang menanam padi, dia akan memetik padi. Siapa yang menanam rawe (tanaman yang membuat gatal), dia akan memetik rawe,” kata Budi.

Ketua Umum DPP FPI Habib Rizieq Shihab sebelumnya menyatakan, FPI tidak punya masalah dengan masyarakat Dayak, baik yang muslim maupun nonmuslim. Ia bahkan mengatakan penghadangan di bandara itu bukan dilakukan oleh warga Dayak.

FPI justru menuding orang-orang bayaran Gubernur Kalteng Teras Narang yang berada di balik peristiwa itu. Polda Kalteng saat ini sedang menyelidiki insiden tersebut. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
maarhalim
18/02/2012
FPI yang dikepung dan hendak dibunuh, kok malah disalahkan ya? dasar negara yang aneh. Tidak mempu melindungi rakyatnya.
Balas   • Laporkan
tai_katak | 28/02/2012 | Laporkan
loe sih yg cari masalah trs2an introspeksi dong.
avik | 27/02/2012 | Laporkan
iya bner. msa di bandara orang bisa bwa alat2 perang tradisional...? pdahal gunting ckur z gk blh. ini malah terang2an bs lolos. ada oknum nih dibelakang....!!!!! gmn polisi, tni, petugas bandara,,,,? nol besar.
frogman
16/02/2012
gw kasih sedikit gambaran nih:bhw sbetulnya org2 yg mjelekan n m'fitnah Islam itu adlh fpi itu sendiri,mrk m'lakukan kekerasan n mrugikan byk org dg atas nama Islam,Islam dr yg gw kenal,baik,sdr muslim yg gw kenal 100% mnolak mrk,tlg pake otak anda.
Balas   • Laporkan
tai_katak | 28/02/2012 | Laporkan
itusih pndngan loe. hrs lihat dr pndngan indonsia sbnrnya org indonesia santun. yg bkn tdk santun krna budaya fpi diimport dri timur tengah dari suku keras dan suka berantem.
maarhalim | 18/02/2012 | Laporkan
Saya melihat FPI adalah organiasi dakwah terbaik. Dakwah itu action, tidak cuma ngemeng doang no action kayak elu pada.
arrukban | 17/02/2012 | Laporkan
saya ga merasa demikian... malahan Saya Senang ada FPI... Allahuakbar.... Semoga Allah Membukakan Pintu Hatinya yang ingin membubarkan!!!!!! AMien
mangunkromo
16/02/2012
kenapa yang baik baik tidak pernah di ekspose... pemberitaan yang tidak berimbang...
Balas   • Laporkan
frogman | 16/02/2012 | Laporkan
yang baik ? apa ya..? sebentar, mmmmmmm..ck.mmmmmmmm...zzzzzzz
frogman | 16/02/2012 | Laporkan
yg baik ? apa ya..?sebentar...mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm..apa ya ?mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmm
muara.sukma
16/02/2012
ini negara republik Indonesia bro......ini negara republik indonesia bro....Jangan paksakan kehendak anda..sadarlah...........INI REPUBLIK INDONESIAAAAAAAAAAAAAA JANGAN ADA KEKERASAN......!!!!!!!
Balas   • Laporkan
mahadewa | 16/02/2012 | Laporkan
Kasihan banget nih mangunkromo,ISLAM indonesia berkembang bagus kok, enggak ada yng namanya kedzaliman, elo aja kali yang masih malas bekerja...dan kekerasanlah satu2nya jalan...FPI jgn bawa2 nama ISLAM
mangunkromo | 16/02/2012 | Laporkan
hahahaha...nasionalisme anda sudah therlhalhuuu... memang cinta tanah air sebagian dari iman, termasuk mencegah kemungkaran, membantu sesama, melawa kedzaliman (tp tidak pernah diberitakan)....ironis...tidak berimbang
gunady
16/02/2012
pembubaran ORMAS ANARKIS saya setuju,,tp saya rasa jg percuma,,di bubarkan jg bisa bentuk ORMAS dgn nama lain lagi. Patut'na di berikan SANKSI tegas bkn cm pd AGGOTA tp PIMPINAN ormas tsb, sebab pimpinan mempunyai tanggunga jawab pada anggotax
Balas   • Laporkan
gerrywid | 13/03/2012 | Laporkan
Ga akan bisa bro. Mereka ini seperti Tawuran Pelajar. Yg bisa hadapin mereka cuma massa yg kompak. Coba ente liat pelajar, ada kapoknya ga ?. Tp kalo sdh warga yg ngamuk, mrk ga berani lg tawuran didaerah situ.
Kakak Beradik Itu Diperkosa 'Geng Sakau'
Balas   • Laporkan
muhamadsaugi.saugi
16/02/2012
lah bgm hukumnya menerobos+memaksa+merusak dan masuk bandara pak? tolong jg berat sebelah padahal ada hukum dan UU apabila menerobos/ memaksa/ merusak masuk bandara (Objek vital), itu juga perbuatan melawan hukum. Berfikir yg adil jk jd pejabat+pro rkyat
Balas   • Laporkan
arwnips | 17/02/2012 | Laporkan
Samasekali tidak ada pengrusakan di sana. Malah kalian tuh yg sering menerobos memaksa merusak. Apa bedanya ama maling teriak maling?
frogman | 16/02/2012 | Laporkan
loh itu kan baru belajar dr habib jijik
bertonns
16/02/2012
FPI itu hanyalah bertopeng agama.
Balas   • Laporkan
arwnips | 17/02/2012 | Laporkan
@bertonns Setuju, bertopeng surban.
bee_robby | 16/02/2012 | Laporkan
Kakak Beradik Itu Diperkosa 'Geng Sakau'
muhamadsaugi.saugi | 16/02/2012 | Laporkan
Setan mana pejabat berkedok setan?...
Saya sangat setuju bahwa "amar makruf nahi munkar" perlu ditegakkan...tapi tidak dengan cara kekerasan dan pemaksaan...
Balas   • Laporkan
gerrywid | 13/03/2012 | Laporkan
gue setuju dgn muhamadsaugi.saugi. Menolong di Aceh adalah Pahala. Sama jg dgn Menggrebek tempat hiburan disaat bulan Ramadhan. Tul ga bro ?. Apalagi pada saat grebek sambil bawa karung. Semua pengunjung disuruh lepasin jam, dompet, kalung, hp pokoknya se
arwnips | 17/02/2012 | Laporkan
Yg selama ini terjadi, mayoritas bukan hukum, tapi kehendak yg dipaksakan bung. Hukum itu seharusnya dilakukan tanpa tindakan premanisme anarkisme bung.
bee_robby | 16/02/2012 | Laporkan
Hukum itu memaksa bung...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru