NASIONAL

Kriminalitas Anak di Jatim Kategori Tinggi

Jumlah kriminalitas selama 2011 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

ddd
Jum'at, 24 Februari 2012, 22:56 Syahid Latif, Tudji Martudji (Surabaya)
Jumlah kriminalitas anak-anak di Jatim tergolong tinggi
Jumlah kriminalitas anak-anak di Jatim tergolong tinggi  

VIVAnews - Angka kriminalitas di Provinsi Jawa Timur yang dilakukan oleh anak-anak masih tergolong tinggi. Pada 2011, tercatat ada 75 tindakan kriminal anak-anak.

Rinciannya, 8 kasus pencurian dengan pemberatan, 4 kasus pencurian dengan kekerasan, 4 kasus curanmor, 17 kasus pencabulan, 5 kasus pengeroyokan, 2 kasus perjudian, 33 kasus narkoba, dan 2 kasus kejahatan lain.

"Data yang ada, jumlah itu meningkat dibanding 2010, yang hanya 61 kasus kriminal," kata Kepala Bidang Hak Azasi Manusia Kementerian Hukum dan HAM Kanwil Provinsi Jawa Timur, Henny Handriati pada seminar KHA dan Undang-Undang Peelindungan Anak di Hotel Satelit Surabaya, Jumat, 24 Februari 2012.

Henny menilai, upaya untuk menekan angka kriminalitas itu memerlukan kebersamaan semua pihak. Proses penyadaran masyarakat yang mengkriminalkan anak-anak diakui bukan perkara gampang.

Anak, Henny melanjutkan, merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapat perlindungan. Namun, sebaliknya, masih kerap ada anak yang mengalami perlakuan tidak semestinya seperti eksploitasi, kekerasan terhadap anak, anak yang ditelantarkan, dan menjadi anak jalanan.

Pihaknya juga tidak sependapat jika akibat perbuatan kriminal seorang anak harus diganjar layaknya orang dewasa yaitu dipenjarakan. Seharusnya, anak mendapat perlakukan khusus untuk memberikan penyadaran agar perilaku serupa tidak terulang.

Sementara itu, upaya untuk melindungi anak, di antaranya dengan diterbitkan perundang-undangan. Yakni, UU Nomor 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM, dan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"Kanwil HAM bersama dengan Pemprov Jatim telah merencanakan aksi nasional HAM yang dituangkan dalam SK Gubernur No 188/518/103/2011. Serta mengadakan penelitian tentang aspek hukum perlindungan terhadap anak oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenkumham," terangnya. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com