NASIONAL

Awasi BBM, Polda Jatim Bentuk Patroli Onthel

Salah satu tugasnya mencermati bus yang isi BBM penuh, lalu "kencing" di suatu tempat.

ddd
Senin, 5 Maret 2012, 17:14 Elin Yunita Kristanti, Tudji Martudji (Surabaya)
Harga BBM akan dinaikkan April depan
Harga BBM akan dinaikkan April depan (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews - Kapolda Jawa Timur, Inspektur Jenderal Pol Hadiatmoko memberikan instruksi khusus kepada semua jajarannya untuk mewaspadai penimbunan bahan bakar minyak (BBM), menyusul rencana pemerintah menaikkan BBM April mendatang.

Termasuk menyiapkan personel bersepeda onthel yang akan memantau SPBU, dan mengawasi pembelian BBM yang tidak wajar. "Masyarakat Jatim itu cerdas, terbukti suporter Persebaya hanya teriak tanpa merusak, tapi menjelang kenaikan harga BBM pada 1 April mendatang, kita jangan ambil risiko dengan kenakalan," kata Kapolda usai membuka Latihan Kemampuan Lapangan Brigade Mobil (Brimob) di Polda Jatim, Senin 5 Maret 2012.

Bentuk pengawasan yang dilakukan petugas di antaranya mencermati bus yang mengisi BBM secara penuh. Kemudian, setelah berjalan BBM dipindah di tempat lain. "Itu yang harus dicegah, bus yang mengisi penuh, kemudian "kencing" di suatu tempat dan kembali mengisi BBM lagi secara penuh, begitu seterusnya," terang Hadiatmoko.

Ia menyebut, kalau bus diisi penuh, misalnya dengan kenaikan harga BBM Rp2.000, jika dikalikan sebanyak BBM yang dibeli, akan mendatangkan keuntungan berlipat. "Kita waspadai itu, karena dia mengambil keuntungan dengan menjual BBM subsidi dengan harga nonsubsidi. Dan, itu harus ditindak," ujarnya.

Karena, lanjut kapolda perbuatan itu akan menyebabkan terjadinya kelangkaan BBM.

Untuk mencegahnya, sebagai pimpinan kepolisian di Jatim, Hadiatmoko minta semua personel polisi tanggap. "Kalau perlu, Polda akan melakukan patroli SPBU menggunakan sepeda onthel," tegasnya.

Sementara, terkait ancaman aksi demo menolak kenaikan harga BBM, pihaknya mengaku tidak ada masalah. "Asalkan masyarakat melakukannya dengan tertib dan tidak anarkis. Yang jelas, kai sudah siapkan personel. Kami juga siapkan dukungan seperti sejumlah alat termasuk gas air mata dan sebagainya. Termasuk menyiapkan metode, kapan sabhara, kapan polwan, kapan brimob, dan seterusnya," katanya.

Sementara, anggota Brimob dari sejumlah Sub Detasemen Brimob di Jatim mendapat latihan selama lima hari. Antara lain soal pasukan huru hara (PHH), jinak bom, wanteror, SAR, gerilya antigerilya (GAG), ton tangkas, tari komando, dan doa asmaul husna.

Kapolda Jatim juga menyaksikan adegan kesigapan anggota Sabhara dalam penanganan unjukrasa, termasuk kesiapan anggota polwan melakukan negosiasi kepada peserta unjuk rasa. "Itu latihan rutin yang ditingkatkan. Karena tantangan kita semakin banyak, tidak hanya soal BBM. Di Jatim juga akan ada pilkada-pilkada, antisipasi gunung meletus, tanah longsor, luapan lumpur dan sebagainya," kata Kapolda. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com