NASIONAL

Nazar: Saya Punya Perusahaan Minyak di Dubai

Perusahaan itu dimiliki sejak 2007. Ke luar negeri, dia ke Dubai dan menyewa jet pribadi.
Rabu, 28 Maret 2012
Oleh : Eko Huda S, Dedy Priatmojo
Nazaruddin di persidangan

VIVAnews - Terdakwa kasus suap wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin, mengatakan kepergiannya ke luar negeri bukan karena melarikan diri. Menurut bekas Bendahara Umum Partai Demokrat itu, kepergiannya ke sejumlah negara itu untuk kepentingan bisnis.

Nazar membeberkan masa-masa pelariannya itu di depan persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu 28 Maret 2012. Nazar yang mulai keluar Indonesia pada 23 Mei 2011 itu mengaku pergi ke sejumlah negara dengan tujuan awal Singapura.

Dari Singapura, Nazaruddin pergi ke Vietnam, sebelumnya transit di Malaysia. Dari Vietnam dia menuju ke Dubai, Dominika, Venezuela, dan Bahama. Nazaruddin mengaku menggunakan pesawat jet sewaan dalam rangkaian perjalanan itu. "Pakai private jet sejak di Dubai," kata Nazaruddin saat ditanya Hakim Dharmawati Ningsih.

Jet pribadi dia sewa. Nazar kemudian terbang menuju Dominika, Venezuela, dan Bahama. Hingga akhirnya Nazaruddin diajak rekannya untuk plesiran ke Cartagena, Kolombia. "Private jet-nya ditaruh di Bogota, Ibukota Kolombia. Untuk ke Cartagena, saya menggunakan pesawat komersial," papar Nazaruddin.

Cerita Nazar itu semakin membuat Hakim Dharmawati penasaran. Dharmawati kemudian menanyakan asal uang untuk menyewa jet pribadi tersebut. "Saya memang ada uang. Kalau transaksi bank tidak ada. Yang ada transfer pakai perusahaan saya," ujar Nazar.

Nazar menyebut perusahaan, Dharmawati semakin penasaran. Hakim itu terus mengejar dengan bertanya apa nama dan jenis usaha Nazaruddin itu. "Perusahaan apa?" tanya Dharmawati. "Perusahaan minyak di Dubai," jawab Nazaruddin.

"Saya memiliki perusahaan minyak di Dubai itu sejak 2007 sampai sekarang. Sekarang kan tidak bisa mengelola. Tapi, saya masih sebagai pemegang saham, tidak komisaris, tidak direktur," terang Nazar. (art)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found