NASIONAL

Malam Ini, Presiden SBY Gelar Sidang Kabinet

Sidang kabinet digelar tak sampai 24 jam setelah DPR memutuskan menunda kenaikan harga BBM

ddd
Sabtu, 31 Maret 2012, 11:16 Anggi Kusumadewi, Suryanta Bakti Susila
Meski akhir pekan, Presiden SBY menggelar rapat kabinet.
Meski akhir pekan, Presiden SBY menggelar rapat kabinet. (Rumgapres/Abror Rizki)

VIVAnews – Juru Bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha menyatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menggelar rapat kabinet di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, malam ini, Sabtu 31 Maret 2012.

“Sidang kabinet akan dilaksanakan pukul 19.30 WIB. Setelah sidang kabinet, Bapak Presiden akan menyampaikan pernyataan di Istana Negara pukul 21.30 WIB,” kata Julian dalam pesan tertulisnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Widjajono Partowidagdo sempat mengatakan, pemerintah akan menggelar rapat kabinet pasca sidang paripurna DPR semalam memutuskan pembatalan kenaikan harga bahan bakar minyak (BM).

Rapat kabinet menurutnya juga akan membahas mengenai anggaran apa-apa saja yang harus dipangkas pemerintah demi menutupi pembengkakan subsidi BBM akibat harga BBM yang tak jadi naik. Pemangkasan anggaran di sana-sini wajib dilakukan untuk menjaga APBN tak jebol.

Hargai Keputusan DPR

Menteri Keuangan Agus Martowardjo sendiri mengatakan menghargai keputusan DPR menunda kenaikan harga BBM meski hal itu tak sejalan dengan keinginan pemerintah. Ia menegaskan, pemerintah akan tetap mematuhi aturan itu.

Dalam sidang paripurna yang berakhir Sabtu dini hari tadi, DPR memutuskan menambah ayat 6a dalam Pasal 7 ayat 6 Undang-undang APBN 2012. Dengan pasal tambahan ini,  pemerintah memungkinkan menaikkan atau menurunkan harga BBM apabila harga rata-rata minyak mentah Indonesia (Indonesia Crude Price/ICP) dalam kurun waktu enam bulan mengalami kenaikan atau penurunan hingga lebih dari 15 persen dari asumsi APBN-P 2012 sebesar US$105 per barel.

Dengan keputusan itu, kata Agus, pemerintah akan tetap mempertahankan pertumbuhan ekonomi 6,5 persen, inflasi 6,8 persen, dan nilai tukar rupiah Rp9.000 per dolar AS. Pemerintah juga akan tetap menahan agar subsidi energi tak melampaui budget sebesar Rp225 triliun. Subsidi itu terdiri dari subsidi BBM sebesar Rp137 triliun, subsidi listrik Rp64,9 triliun, dan sisanya dana cadangan energi.

Namun, keputusan penundaan kenaikan harga BBM tentu membawa dampak besar bagi pemerintah karena pemerintah harus mencari dana tambahan guna menjaga resiko fiskal agar tak sampai defisit. “Perlu tambahan belanja pemerintah yang tinggi akibat kenaikan harga minyak dunia,” kata Agus.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
tonisaja
31/03/2012
Demo sekarang udah gk murni gk sprt 98 , banyak kepentingan politik (sekalian pada iklan) soalnya dua tahun lagi pemilu, partai berani membiayai sebesar2nya ditambah lagi ada partai baru2 yg lagi cari masa biar dikata Pahlawan pokoknya "Taik lah"
Balas   • Laporkan
yayak94
31/03/2012
Jangan2 curhat Mr Presiden yg merasa akan digulingkan. Anggaran negara itu banyak pak, tapi yg dikorupsi lebih banyak lagi termasuk oleh internal partainya anda!
Balas   • Laporkan
mranggen
31/03/2012
harga minyak mentah dunia cm 65 dollar perbarel, knp pemerintah bilang sampe 105 dollar perbarel? baca lanjutannya di gooagl/8VOTf ganti huruf a dg titik
Balas   • Laporkan
mranggen | 01/04/2012 | Laporkan
baca dulu dengan benar artikel di link yg saya berikan diatas.. trus baru koment.. ok?
arwenanz | 31/03/2012 | Laporkan
Ngakak bro, Info darimana itu 65dollar...coba kamu cek kapan harga itu...sekarang dah tembus 100dollar lebih. Penyebabnya konflik antara AS dengan Iran, sehingga Iran tak mau jual minyaknya ke luar negeri.
mranggen
31/03/2012
gooagl/8VOTf
Balas   • Laporkan
inlanews
31/03/2012
Golkar menolak kenaikan harga BBM, bukti Golkar licin dalam melobi. Alex-Nono untuk Jakarta 1 !
Balas   • Laporkan
pantoro
31/03/2012
SADAR!BERSATU UNTUK INDONESIA MAJU!Indonesia punya wayang tapi sayang dalangya asing kita wayangya.Pemerintah punya alasan atas keputusan. kita terima saja.toh nntiya juga untuk masyarakat indonesia juga.Mari kita Ciptakan usaha baru bagi yang sadar untuk
Balas   • Laporkan
aldi.nugraha3
31/03/2012
Pk sby dulu anda menaikan bbm rakyat dan mahasiswa diam rakyat rela berkorban menerima kenyataan harga barang naik karena rakya percaya pemerintahan anda bersih dan dianngap memihak rakyat......tetapi sekarang semua orang tau pemerintahan anda koruf..
Balas   • Laporkan
komisitiga
31/03/2012
BBM tidak naek adalah kekalahan mutlak partai pendukung Pemerintah& Kemenangan Gemilang Demo Mahasiswa.Buruh&rakyat Indonesia.Hasilnya dinikmati seluruh rakyat termasuk POLISI &Antek Pendukung Pemerintah.Sejarah membuktikan DEMO gak anarkis.gak di anggap.
Balas   • Laporkan
benjaminnetanyahukoplax | 31/03/2012 | Laporkan
betul bos,gue doain yg kemarin komen maki2 pendemo terus sekarang mash pake premium (artinya OMDO ngga bantu negara) dalam 3 bulan kena hukum karma di dunia.
rasya_krpd
31/03/2012
maaf sodara2 ku .. rapat malam ini untuk melihat siaran langsung liga inggris dan liga spanyol :)
Balas   • Laporkan
sinyo19jari | 31/03/2012 | Laporkan
mending lihat inggris brooo
fortune18 | 31/03/2012 | Laporkan
maaf juga gan mendingan nonton OVJ
ericssonbdg
31/03/2012
Harga pertamax plus di Malaysia saat ini yg bukan negara produsen minyak, Rp 5500,- / liter. Indonesia yg produsen minyak??? Kita harus bersatu untuk naikkan harga BBM, supaya SBY gak sedih & bisa beli pesawat. Love You
Balas   • Laporkan
arwenanz | 31/03/2012 | Laporkan
Bro, Harga sekarang di Malaysia udah Rp. 6000,- makanya pemerintah bermaksud ikut harga mereka.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru