Bahas 3 TKI, RI-Malaysia Rapat Tertutup
"Ada dua isu, yaitu mengenai penembakan 3 TKI dan organ tubuh mereka yang diduga hilang"
Foto dua TKI yang diduga jadi korban jual beli organ tubuh di Malaysia (Antara/Ahmad Subaidi)
VIVAnews - Delegasi Indonesia, yang diwakili tim dari Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Republik Indonesia, akan menggelar pertemuan tertutup dengan Malaysia di Kuala Lumpur hari ini. Mereka akan membahas beberapa masalah terkait tiga tenaga kerja Indonesia (TKI), yang diduga menjadi korban kriminalisasi aparat keamanan di Negeri Jiran.
"Masalah ini belum selesai, dan besok masih ada pertemuan lagi dengan pihak-pihak terkait baik dari pemerintah Indonesia maupun Malaysia, pertemuannya tertutup," ujar juru bicara KBRI di Kuala Lumpur, Suryana Sastradiredja, ketika dihubungi VIVAnews, Kamis Malam, 26 April 2012.
Suryana mengungkapkan sejumlah masalah yang belum ditemukan jalan keluarnya akan dibicarakan lagi oleh kedua pihak. Apalagi, kemarin Menteri Dalam Negeri Malaysia dalam keterangan persnya membantah pihaknya telah melakukan pencurian organ tubuh tiga TKI asal Nusa Tenggara Barat.
"Yang jelas dalam pertemuan besok, kami akan menyelesaikan permasalahan yang belum tuntas. Ada dua isu, yaitu mengenai penembakan [TKI] dan organ tubuh mereka yang diduga hilang. Kami telusuri supaya cocok dengan tim forensik," ungkap Suryana.
Namun, dia enggan menyebutkan topik-topik spesifik yang akan dibicarakan besok. Dia mengatakan hal tersebut tak lazim diutarakan ke publik sebelum pertemuan terjadi.
"Secara resmi nanti pemerintah yang akan mengumumkan hasilnya seperti apa dan bagaimana," kata Suryana. (ren)
- Info Momentum
- Efek Music Mozart Terhadap Kesehatan dan Kecerdasan
- Memori Otak Bisa Disimpan dalam Hardisk
- Misteri Kasus Frederick Valentich Diculik UFO
- Misteri Dibalik Uang Pecahan 20 Dollar Amerika
- Beredar Foto Seksi Mirip Sefty Sanustika Istri Fathanah
- Kisah Misteri Penyebab Kecelakaan di Gunung Lipan Kalimantan
- FOTO dan VIDEO : Darin Mumtazah Pelajar Cantik Simpanan Lutfi Hasan



