NASIONAL

Pejabat Kementerian Pariwisata Tewas di Hotel

Saat membuka pintu kamar mandi, ternyata korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi.
Senin, 30 April 2012
Oleh : Ismoko WidjayaHarry Ondo Saragih (Medan)
Jenazah Turman sudah dibawa pulang ke Bekasi

VIVAnews - Pejabat eselon II Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meninggal dunia di dalam kamar mandi di sebuah hotel di Medan, Sumatera Utara, Minggu dini hari, 29 April 2012. Polisi masih meminta keterangan seorang wanita yang sedang bersama pejabat tersebut di kamar hotel.

"Penyidik juga masih mencari tahu rekan-rekan korban yang sempat bersama di hotel itu melalui rekaman CCTV dari lobi sampai ke kamar korban," kata Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Komisaris Besar Polisi Raden Heru Prakoso di Medan, Sumatera Utara, Senin, 30 April 2012.

Pejabat yang meninggal adalah Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kementerian Pariwisata dan Perekonomian Kreatif Turman Siagian. Dalam identitas yang ditemukan, Turman beralamat di kompleks Bulog Jalan Yanatera V No 11, Kelurahan Jati Melati, Kecamatan Pondok Melati, Bekasi.

Polisi sudah memeriksa satu teman wanita Turman bernama Anggi Murni (38) yang bersamanya di dalam kamar hotel. Kepada penyidik Polsekta Medan Baru, Anggi mengatakan Turman meninggal sekitar pukul 02.00 WIB di kamar hotel tempatnya menginap, kamar 1186 Lantai 11 Hotel Aryaduta, Medan.

Anggi merupakan warga Jalan Tanjung Balai Gg Barokah, Desa Paya Geli, Medan Sunggal. Menurut Heru, Anggi mengaku telah membuat janji dan menunggu Turman di lobi hotel bersama temannya, Arni, dan seorang pria. Berselang setengah jam kemudian korban datang ke lobi dan mengobrol dengan ketiganya.

"Sekitar pukul 01.00 WIB, korban bersama teman wanitanya naik ke kamar 1186.Di kamar, korban sempat ngobrol dan memeluk teman wanitanya itu. Sekitar 15 menit kemudian Turman masuk ke kamar mandi lalu teman wanitanya mendengar suara jatuh," ujar Heru.

Heru menuturkan, menurut pengakuan Anggi, saat membuka pintu kamar mandi, ternyata korban sudah tergeletak di lantai kamar mandi. Turman terlihat kejang-kejang dan masih bernafas.

"Melihat ini, Anggi langsung menghubungi petugas hotel dan tidak lama kemudian korban sudah meninggal dunia," terang Heru menceritakan kronologis sesuai pengakuan Anggi.

Menurut laporan yang diterima Heru dari Kapolsek Medan Baru Komisaris Polisi Doni Alexander, petugas sudah mengamankan barang-barang berharga milik korban disaksikan manager Hotel Aryaduta. Kasus ini ditangani oleh Polsek Medan Baru.

Jenazah korban sempat dibawa ke RS Pirngadi Medan untuk dilakukan visum dan otopsi guna mengetahui penyebab kematian. Namun, keluarga korban yang berada di Bekasi tidak menginginkan jenazah diotopsi. Tetapi visum sudah dilakukan tim dokter. "Keterangan dokte,  kematian itu karena penyakit jantung. Tapi semalam sudah dibawa pulang jenazahnya ke Bekasi," kata Heru.

Apakah ada dugaan korban mengkonsumsi obat kuat? "Kalau dugaan penyakit jantungnya, saya belum dapat laporan. Tapi mungkin sekali karena itu, lantaran dia di kamar bersama teman wanita yang bukan isterinya," kata Heru.

Sementara, situs resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif hari ini menulis kabar duka untuk Turman Siagian. "Seluruh keluarga besar Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Drs. Turman Siagian M.Si. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan," tulis keterangan resmi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found