8 Murid SD Ikut UN di Penjara Tangerang
Mereka dipenjara karena kasus berbeda, 5 anak terlibat pelecehan, 2 pembunuhan, 1 narkoba.
Mulai 7 Mei hingga 9 Meri, anak SD mengikuti UN secara serentak (ANTARA/Saptono)
VIVAnews - Sebanyak delapan anak mengikuti Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Dasar (SD) di Lapas Anak Tangerang, Senin 7 Mei 2012. Mereka akan ikut ujian hingga 9 Mei mendatang.
"Mereka ikut UN seperti murid SD lainnya," ujar Kepala Lapas tangerang, Budi Raharjo saat berbincang dengan VIVAnews.
Menurut Budi, kedelapan anak ini rata-rata telah mendekam di penjara selama satu tahun. Mereka terlibat kasus yang berbeda.
"Yang terlibat kasus pelecehan seksual ada lima anak, terlibat kasus pembunuhan ada dua anak, dan satu anak terlibat kasus narkoba," ujar dia. "Hukuman mereka bervariasi."
Budi menambahkan, untuk bisa ikut UN, anak-anak penghuni lapas ini harus didaftarkan terlebih dahulu enam bulan sebelumnya. "Mereka juga mendapatkan pendidikan formal setiap harinya," katanya.
Sementara itu, Humas Ditjen Lapas, Akbar Adi, setiap anak-anak yang menghuni lapas memperoleh haknya untuk mendapatkan pendidikan.
"Tentu saja kita semaksimal mungkin mengupayakan hak narapidana anak. Yang dibatasi hak kemerdekaan bergerak, tapi hak memperoleh pendidikan, pengembangan, dan mengakses informasi tidak dibatasi," katanya.
Dia mengimbau kepada seluruh kepala lapas untuk memberikan hak-hak anak penghuni lapas. "Tak hanya di Tangerang, semua lapas harus memberikan hak anak untuk mengakses pendidikan," kata Akbar.
Mulai hari ini, siswa SD di seluruh Indonesia dijadwalkan mengikuti UN secara serentak. Ujian itu akan berlangsung hingga 9 Mei mendatang. (umi)
- Info Momentum
- Misteri Persamaan Kasus Pembunuhan Mary Ashford dan Barbara Forrest
- Corpse Candle, Menguak Misteri Lilin Kematian
- Misteri Dimensi Pararel di Segitiga Bennington
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- 5 Pasangan Ayah dan Anak Menjadi Presiden
- Join [Game] Team A vs Team B
- FOTO Kegiatan Harian Pesumo di Jepang



