Banjir Lahar Dingin Gunung Gamalama, 3 Tewas
Banjir lahar ini lebih besar jika dibandingkan banjir serupa pada 27 Desember 2011.
Banjir Lahar dingin dari Gunung Gamalama. (ANTARA/Achunk)
VIVAnews - Banjir lahar dingin dari Gunung Gamalama melanda sejumlah lokasi di Kota Ternate, Maluku Utara, pada Rabu dinihari 9 Mei 2012. Tiga warga tercatat tewas.
Bencana ini terjadi setelah hujan deras melanda Kecamatan Ternate Selatan, Utara, dan Tengah, sehari sebelumnya. Sungai yang melintasi wilayah ini, Sungai Tubo hingga Dufa-Dufa, tidak mampu menampung massa air ditambah lahar dingin dari atas gunung. Sekitar pukul 02.00 WIT, lahar dingin meluap ke pemukiman warga.
"Tiga tewas, lima orang hilang, 2 luka-luka. Sementara, 20 rumah rusak," kata Kepala Pusat Data Indormasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho, hari ini.
Adapun wilayah yang terkena lahar dingin tersebut adalah Kelurahan Dufa-Dufa (Ternate Utara), Kelurahan Takoma (Ternate Selatan), dan Kelurahan Salahudin (Ternate Tengah).
Sebagian warga yang rumahnya rusak sudah diungsikan ke rumah bekas kantor Gubernur Maluku Utara dan aula SMK Negeri 2 Ternate. "Banjir lahar ini lebih besar jika dibandingkan dengan banjir serupa pada 27 Desember 2011, pascaletusan Gunung Gamalama," jelas Sutopo.
Lahar yang dibawa banjir pada Rabu dini hari tersebut sisa letusan Gunung Gamalama pada Desember 2011 yang selama ini tertahan di puncak dan lereng gunung tersebut. Hingga saat ini status Gunung Gamalama yang terletak di Pulau Ternate ini masih Waspada atau level II.
Saat ini, BPBD Provinsi Maluku Utara dan BPBD Kota Ternate bersama TNI, Polri dan instansi terkait mengevakuasi masyarakat yang terkena bencana. Petugas juga terus mencari korban yang hilang. "Bantuan logistik bagi masyarakat yang terkena bencana sedang disiapkan BPBD bersama instansi lainnya."
- Info Momentum
- Misteri Persamaan Kasus Pembunuhan Mary Ashford dan Barbara Forrest
- Corpse Candle, Menguak Misteri Lilin Kematian
- Misteri Dimensi Pararel di Segitiga Bennington
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- 5 Pasangan Ayah dan Anak Menjadi Presiden
- Join [Game] Team A vs Team B
- FOTO Kegiatan Harian Pesumo di Jepang



