NASIONAL

Tiga Skenario Evakuasi SAR Sukhoi

Tiga titik lokasi evakuasi sedang dirancang. Prioritas di Puncak Kawah Ratu

ddd
Kamis, 10 Mei 2012, 00:18 Arfi Bambani Amri, Permadi (Sukabumi), Ayatullah Humaeni (Bogor)
Keluarga Penumpang Pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Bandara Halim Perdanakusuma
Keluarga Penumpang Pesawat Sukhoi Super Jet 100 di Bandara Halim Perdanakusuma (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) telah mengkoordinasikan proses evakuasi pesawat Sukhoi Jet 100 yang diduga hilang di Gunung Salak, Jawa Barat. Ada tiga skenario yang ditempuh sejak pesawat itu resmi dinyatakan hilang mulai pukul 18.20, Rabu 9 Mei 2012.

Hendra Sudirman, Kepala Seksi Operasi SAR Nasional, menyatakan Tim SAR baru melakukan operasi penuh mulai pukul 18.20. "Berdasarkan perkiraan, jumlah avtur diperkirakan bisa bertahan sampai masa itu," katanya di Desa Cidahu, Bogor, Rabu malam.

Kontak terakhir dengan pilot pesawat pada pukul 14.33. Saat itu, posisi pesawat berada di koordinat 06,4308 lintang selatan dan 106,4315 bujur timur. Kemudian, prediksi terakhir posisi pesawat diduga pada 06,90023 lintang selatan dan 92,57092 bujur timur.

"Itu berdasarkan tangkapan Lanud Atang Sanjaya, Bogor," kata Hendra.

Pukul 14.33 itu, pilot meminta turun dari ketinggian 10.000 meter ke 6.000 kaki. Kecepatan pesawat 25 knot.

Kepala SAR Jakarta I Ketut Purwa menyatakan, pesawat diduga jatuh akibat cuaca buruk dan gangguan teknis. "Hasil koordinasi dengan BMKG, saat itu sedang hujan dan berkabut," katanya.

Berdasarkan informasi itu, Tim SAR membuat rumusan tiga skenario penyelamatan. Skenario pertama, posko dibuat di dekat Puncak Kawah Ratu yang berjarak 3 kilometer titik yang diduga lokasi jatuh.  "Ada satu helipad, bekas eksplorasi geotermal Chevron," kata Purwa. "Bisa didarati dua macam heli, Bell dan Bolcow."

Skenario kedua, posko di Lapangan Batu Tapak. Jaraknya 5 kilometer titik perkiraan lokasi. Kelebihannya, dekat dari rumah sakit sehingga memudahkan evakuasi jika ada penumpang yang perlu mendapat perawatan.

Skenario Ketiga, menggunakan lapangan Cidahu sebagai helipad.

Malam ini juga, 12 orang anggota Tim SAR sudah berangkat di bawah koordinator Dedi Setiawan untuk mengecek kondisi helipad di Puncak Kawah Ratu. "Memastikan lokasi helipad di Puncak Kawah Ratu layak atau tidak," kata Purwa.

Sementara itu di Bogor, ada 711 personel Brimob Polda Jawa Barat, Polres Bogor, TNI Yon 315, Yon Kopassus, Kodim, Lanud Atang Sanjaya, PMI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tanggap Bencana dan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) bersiap. Mereka akan dibagi jadi 30 tim pencarian yang akan dipusatkan di sekitar Desa Gunung Sari, Kecamatan Pamijahan. Pukul 05.00 pagi, mereka mulai bergerak mencari. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com