NASIONAL

"Kotak Hitam" Sukhoi Jadi Wewenang Basarnas

Siapa pun yang temukan kotak hitam harus diserahkan ke Badan SAR Nasional untuk diteliti

ddd
Minggu, 13 Mei 2012, 18:34 Arfi Bambani Amri, Luqman Rimadi, Dedy Priatmojo
Proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100
Proses evakuasi korban jatuhnya pesawat Sukhoi Super Jet 100 (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Ada tiga macam operasi atas tragedi Sukhoi Super Jet 100 yang berlangsung di Gunung Salak hari ini. Pertama, penanganan evakuasi pesawat; kedua, search and rescue; dan ketiga, pencarian kotak hitam.

Ketiga operasi ini berada di bawah koordinasi Badan SAR Nasional. Namun, evakuasi pesawat dan pencarian kotak hitam memiliki penjuru koordinasi sendiri. Evakuasi pesawat akan dikoordinasikan di bawah Lapangan Udara Atang Sanjaya yang juga akan mengkoordinasikan tim Rusia.

"Ini untuk kepentingan safety supaya terkoordinasi dengan baik," kata Kepala Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Tatang Kurniadi di Posko Evakuasi Landasan Helikopter Cijeruk, Bogor, Minggu 13 Mei 2012.

Khusus untuk pencarian kotak hitam, Tatang menekankan proses pencarian harus di bawah kendali KNKT. "Dengan KNKT akan sama- sama cari black box," katanya.

Ia mengatakan apabila kotak hitam didapat, akan tetap dalam penguasaan Basarnas walau seandainya kotak hitam tersebut ditemukan terlebih dahulu oleh tim dari Rusia.

Lebih Cepat Sehari

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo menargetkan sebenarnya baru Senin besok dapat menemukan kotak hitam yang diduga berada di bagian lembah jurang lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi.

Menurut Daryatmo, kotak hitam itu ada bagian ekor pesawat yang jatuh di dasar lembah jurang. "Untuk mencapai ke ekor pesawat itu tidak mudah. Hari ini saya tunggu sampai sore tapi tidak sampai," ujarnya.

Tidak mudah mencapai bagian ekor ini karena Tim harus menuruni lembah yang dalamnya mencapai 300 meter. "Sekarang sudah sampai jurang bawah tapi belum bisa semuanya karena mencari di semak-semak, hutan-hutan lebat. Karena kondisi korban sudah tidak lengkap," ujarnya.

Namun Koordinator Pos Cimelati, Soma Suparsa, menyatakan, Tim Komando Pasukan Khusus (Kopassus) yang menjadi bagian dari Tim Search and Rescue pesawat Sukhoi Jet-100 telah menemukan kotak hitam pesawat nahas itu. Kopassus menemukan kotak hitam itu di dalam jurang sedalam 500 meter, di bawah tebing yang ditabrak pesawat pada pukul 15.00, Minggu sore ini. (ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
irawan72
14/05/2012
Ke depan, vivanews harap TDK SEMBARANGAN mencatut nama orang. Apalagi org tersebut tdk pernah merasa mengeluarkan statement itu....
Balas   • Laporkan
somasuparsa
14/05/2012
Saya Soma Suparsa, OSC Posko SAR Cimelati, TIDAK PERNAH MENYATAKAN ATAU MENGELUARKAN STATEMENT SEPERTI YANG TERTULIS DI BERITA DI ATAS. DAN TIDAK PERNAH BERHUBUNGAN ATAU BERTENU MUKA DENGAN PENULIS BERITA INI. SAYA INGIN DIKLARIFIKASI!
Balas   • Laporkan
irawan72 | 14/05/2012 | Laporkan
Pihak Vivanews harus segera mengklarifikasi berita ini. Nama seseorang yang dipertaruhkan. Kenapa sampai saat ini belum ada tanggapan dari pihak vivanews??? Nunggu dituntut???
somasuparsa | 14/05/2012 | Laporkan
To whom it may concern, I NEVER STATED OR RELEASED ANY STATEMENT CONCERNING THE BLACK BOX. IT IS NOT MY AUTHORITY TO RELEASE SUCH STATEMENT. IT IS THE AUTHORITY OF THE SMC (SEARCH MISSION COMMANDER).
hilalhar
13/05/2012
jangan sampe ditangan rusia.
Balas   • Laporkan
semoga apa yg tertera di kotak hitam masih utuh,,,
Balas   • Laporkan
kapolsek
13/05/2012
HAti2 isi data2 di kotak hitam jangan sampai hasil penyelidikan terintervensi oleh Oknum Pejabat Rusia maupun Indonesia yg punya kepentingan tertentu. Diharapkan penyelidikan KNKT dilakukan transparan dan jujur ungkapkan apa adanya, tidak direkayasa. Bal
Balas   • Laporkan
ardiyantobusri | 13/05/2012 | Laporkan
Benar pak saya sangat setuju dengan apa yang saudara katakan, lebih baik cerita-kan apa-nya agar ini menjadi pelajaran di kemudian hari, apa lagi dari maskapai indonesia nanti ada yg mau beli pesawat tersebut.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru