NASIONAL

Mabes Polri: Bentrok Ambon Karena Provokasi

Bukan ulah teroris. "Masyarakat diimbau supaya tenang, jangan mudah terprovokasi."

ddd
Selasa, 15 Mei 2012, 12:22 Elin Yunita Kristanti, Syahrul Ansyari, Angkotasan (Ambon)
Bentrokan pawai obor Pattimura di Ambon
Bentrokan pawai obor Pattimura di Ambon (VIVAnews/Abu Angkotasan)

VIVAnews - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution menyatakan bentrok yang terjadi di Jalan Tulukabesi, Ambon, pagi ini disebabkan karena provokasi. Saud membantah jika bentrok terjadi karena ulah teroris.

"Ini provokasi. Masyarakat jangan mudah terprovokasi karena event-event di Maluku masih rawan di provokasi," kata Saud saat menggelar jumpa pers di PTIK, Jakarta, Selasa 15 Mei 2012.

Saud mengemukakan sejauh ini belum ada provokator yang ditahan. Petugas di lapangan masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. "Masih dalam proses, tim kami sedang kerja di lapangan," terangnya.

Saud menuturkan kronologis bentrokan. Pagi tadi, dalam peringatan ulang tahun Pattimura, sejumlah orang merayakan dengan melakukan pawai obor. Saat rombongan melewati pertigaan Jalan Rijali dan Jalan Tulukabessi, kota Ambon terjadi pelemparan terhadap peserta pawai. Peserta lantas terpancing dan melakukan aksi balasan. "Kemudian terjadi lempar melempar antar masyarakat dengan peserta pawai," jelasnya.

Akibat bentrok itu terjadi beberapa kerusakan di antaranya adalah sebanyak 10 unit sepeda motor dan dua rumah sederhana terbakar serta korban luka 44 orang. Saud mengatakan jika situasi dapat dikendalikan. Mereka menggandeng TNI untuk memastikan tidak adanya bentrok yang lebih besar lagi.

"Masyarakat diimbau supaya tenang, jangan mudah terprovokasi. Untuk petugas di lapangan agar menegakkan prosedur hukum terhadap pelaku (provokasi)," pungkasnya.

Situasi berangsur normal

Kondisi di kota Ambon mulai kondusif pasca rusuh, aktivitas perkantoran juga mulai berjalan normal. Lokasi Tempat Kejadian Perkara di jalan Rijali dan Tulukabessy juga sudah dibuka aksesnya oleh pihak aparat keamanan TNI/Polri.

Meskipun dua mobil lapis baja jenis Anoa dan satu mobil Barakuda masih parkir di samping jalan, tapi arus lalu lintas sudah kembali berjalan normal sebagaimana mestinya, masyarakat kota Ambon juga sudah berjalan normal.

Untuk memberikan rasa  keamanan warga kota Ambon, di lokasi TKP saat ini masih disiagakan ratusan personel gabungan dari Polda Maluku dan Kodam XVI/Pattimura lengkap dengan senjata laras panjang dan juga alat penghalau massa.

Sementara ratusan massa dari kedua kelompok yang awalnya masih berada di depan jalan Rijali dan Tulukabessy sudah berhasil dibubarkan oleh aparat keamanan. (sj)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
akbarhamdani
16/05/2012
kalau memang ada provokasi, provokatornya harus segera diusut, kejadian ini kan bukan pertamakalinya. jangan sampai terulang kembali di kemudian hari.
Balas   • Laporkan
hdewanggarani
16/05/2012
betul.. masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh oknum2 pembuat kerusuhan. semoga masalah ini dapat diusut tuntas agar ambon terus damai..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru