NASIONAL

Bentrok di Ambon, 5 Orang Ditangkap

Kelima orang itu berasal dari dua kelompok yang terlibat penganiayaan dan pengrusakan

ddd
Rabu, 16 Mei 2012, 12:09 Aries Setiawan, Syahrul Ansyari
Bentrokan pawai obor Pattimura di Ambon
Bentrokan pawai obor Pattimura di Ambon (VIVAnews/Abu Angkotasan)

VIVAnews - Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komisaris Jenderal Polisi Sutarman, menyatakan pihaknya sudah memeriksa beberapa orang terkait bentrok Ambon, Selasa 15 Mei 2012 kemarin.

Sutarman menyebut kasus bentrok yang berawal saat pawai obor hari pahlawan nasional Pattimura ini masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik Polda Maluku.

"Sudah ada lima orang yang ditangkap. Mereka diduga melakukan penganiayaan, pengrusakan dan sebagainya. Tapi masih dalam pemeriksaan, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka dan seterusnya," kata Sutarman, di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Rabu 16 Mei 2012.

Kelima terperiksa itu berasal dari kedua kelompok, baik peserta pawai atau dari pihak yang melakukan pelemparan. "Pokonya dari yang saling melempar," tegasnya.

Bentrokan terjadi saat kedua kelompok melakukan arak-arakan, iring-iringan dan pawai obor. Namun berujung bentrok ketika salah satu rombongan dilempari oleh kelompok lain di Jalan Rijali dan Tulukabesi, Kota Ambon.

Akibatnya, sebanyak 55 orang terluka, 3 rumah dan 10 sepeda motor hangus terbakar.

"Sekarang kan masalah-masalah kecil, masyarakat kita itu dengan mudah melakukan tindakan-tindakan yang bisa mengakibatkan kerugian, baik luka-luka, jiwa maupun material," ucap Sutarman.

Oleh karena itu, dia berharap, semua masyarakat mengedepankan toleransi. "Kalau kaki terinjak ya bisa minta maaf. Sekarang kan kalau terinjak harus dipukul, penganiaayan dan sebagainya. Itu bukan budaya bangsa kita," katanya. (ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
kapolsek
16/05/2012
Pahlawan Pattimura jika melihat generasi penerusnya terus seperti ini saling perang saudara pasti turut bersedih...
Balas   • Laporkan
sang_pembenar
16/05/2012
apapun yang terjadi MTQ tetap jalan, selebihnya provokator
Balas   • Laporkan
akbarhamdani
16/05/2012
provokator atas kejadian ini memang harus ditangkap, dan semoga situasi di Ambon akan selalu aman
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru