NASIONAL

Novel "Sepatu Dahlan" Diluncurkan

Novel ini bercerita tentang kisah masa lalu Menteri BUMN, Dahlan Iskan.

ddd
Minggu, 20 Mei 2012, 14:01 Eko Huda S, Tudji Martudji (Surabaya)
Dahlan Iskan
Dahlan Iskan (VIVANews/Nurcholios Anhari Lubis)

VIVAnews - Sebuah novel berjudul "Sepatu Dahlan" diluncurkan di Surabaya, Mingggu 20 Mei 2012. Novel yang ditulis oleh Khrisna Pabhicara itu mengisahkan masa kecil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan.

Dalam novel itu dituliskan masa lalu Dahlan yang tidak memakai sepatu saat bersekolah di kampungnya. "Buku ini mengisahkan masa kecil Pak Dahlan Iskan yang saat itu berjalan sekitar 6 kilometer setiap hari berangkat dan pulang sekolah," kata Khrisna.

Menurut Krishna, buku ini bukan biografi Dahlan, karena unsur fiksinya sangat kuat. Namun demikian, latar belakang tempat dan waktunya nyata. "Yang pasti, novel ini sangat menginspirasi," ujarnya.

"Sosok Pak Dahlan Iskan yang menarik dan inspiratif membuat saya sangat ingin menulisnya. Saya sempat berbincang dan membicarakan rencana ini, syukurlah beliau bersedia," tambahnya.

Khrisna mulai menulis buku ini sejak pertengahan Januari 2012. Proses penggarapannya mulai dari diskusi di tingkat tim kreatif hingga meminta izin kepada Dahlan Iskan.

Selain dengan teknik wawancara langsung dengan Dahlan di rumahnya di Surabaya, Krishna juga mengaku sering konsultasi melalui telepon dan pesan singkat (SMS). Tidak hanya itu, Krishna juga beberapa kali "napak tilas" dengan berjalan kaki dari rumah tinggalnya menuju sekolah.

"Bedanya, dulu Pak Dahlan tidak pakai sepatu atau hanya beralaskan kaki, tapi saya tidak. Saya bisa membayangkan bagaimana rasanya," tuturnya.

Sementara itu, Dahlan Iskan mengatakan belum membaca novel tersebut. Ia mengaku belum siap membacanya, sehingga belum mengerti apakah yang ditulis sesuai kenyataan sebenarnya atau tidak.

"Terima kasih kepada semua pihak, karena telah menulis novel ini. Tapi, saya belum membacanya, nanti kalau sudah membaca baru saya tahu. Tapi, yang pasti, semoga ini bisa menginspirasi semua pihak," kata Dahlan.

Novel dibuat setebal 392 halaman, berukuran 210x140 mm dan berat 400 gram. Di sela peluncuran, ratusan buku ludes terjual. Bahkan, semua novel yang dibeli ketika peluncuran mendapatkan tanda tangan langsung dari Dahlan Iskan dan Khrisna Pabichara.

Novel itu diluncurkan saat agenda car free day di Jalan Raya Darmo, Surabaya. Sebuah panggung kecil yang dibuat di pinggir jalan sengaja disiapkan dengan model talk show dan disiarkan langsung oleh televisi lokal.

Selain Dahlan Iskan, hadir dalam acara dadakan itu Walikota Surabaya Tri Rismaharini, penulis buku Khrisna Pabichara, dan perwakilan dari penerbit Noura Books.

Ratusan orang yang menikmati car free day terlihat antusias mengikuti acara peluncuran novel tersebut. Mereka pun berebut membeli novel tersebut. Bahkan, mereka mengerubuti Dahlan yang hadir tanpa pengawalan untuk foto bersama. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
ahmad_faisal_prawata
05/06/2012
perjuangan yang keras dan tak mengenal rasa putus asa, pasti akan membuahkan hasil yang sepadan
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru