NASIONAL

Kasus Pajak TH

Menkeu: Tak Ada Toleransi bagi Penyimpangan

"Kami sampaikan apresiasi kepada KPK, karena sudah menangkap lagi oknum seperti itu."

ddd
Kamis, 7 Juni 2012, 20:13 Nur Farida Ahniar, R. Jihad Akbar
Menteri Keuangan Agus Martowardojo
Menteri Keuangan Agus Martowardojo (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Menteri Keuangan Agus Martowardojo menegaskan, tidak ada toleransi bagi oknum pajak seperti TH yang tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan penyelewengan pajak. Menurut dia, pelanggaran itu harus ditindak tegas, baik oleh Kementerian Keuangan ataupun pihak berwajib.

"Kami sampaikan apresiasi kepada KPK karena sudah menangkap lagi oknum seperti itu, kiranya bisa ditindak secara tegas dan keras," ujar Agus di Jakarta, Kamis 7 Juni 2012.

Agus sudah mendapatkan laporan dari Direktorat Jenderal Pajak yang sudah mengeluarkan surat keputusan untuk mencopot jabatan Tomy Hendratno (TH) di satuan kerjanya saat ini. "Itu akan ditindaklanjuti oleh Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan," ujarnya.

Menurut dia, penangkapan itu tidak membuat citra buruk terhadap Ditjen Pajak. Alasannya, hal itu semakin menunjukkan pihaknya serius membersihkan institusi penerimaan negara terbesar itu dengan baik.

"Justru ini memberikan pesan bahwa kami tidak berikan toleransi pada bentuk-bentuk penyimpangan," ujarnya.

Seperti diketahui, penyidik KPK pada Rabu sore menangkap Kepala Seksi KPP Pajak Sidoarjo, Tomy Hendratno (TH), karena diduga menerima suap dari seorang pengusaha berinisial JG. Mereka ditangkap di Rumah Makan Sederhana di Jalan Abdullah Safii, Tebet, Jakarta Selatan. KPK mengamankan amplop coklat berisi uang senilai Rp285 juta. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
mxol
09/06/2012
saat ini Korupsi bukan hal yang memalukan lagi. Lihat saja para koruptor dengan pedenya memberi keterangan di depan kamera. Oleh karena itu hapus UU anti korupsi. Biarkan saja mereka korupsi, toh negara tidak akan bangkrut hanya dikorupsi 30% dari APBN.
Balas   • Laporkan
vivi.vienna
08/06/2012
Bagus! Tangkap semua.. Jgn kasih toleransi.. Hukum yang berat aja biar kapok.. Yang kaya gini ngerugiin masyarakat banget.. Semoga KPK bisa mengungkap sampai ke akar2nya ya. Termasuk perusahaan2 yg nyuapnya..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru