NASIONAL

KPK Jelaskan Alasan Anas Belum Jadi Tersangka

"KPK selama ini tidak pernah melakukan tradisi diskriminasi hukum".

ddd
Kamis, 21 Juni 2012, 21:59 Sandy Adam Mahaputra, Nila Chrisna Yulika
Anas Urbaningrum bersama istri
Anas Urbaningrum bersama istri (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Beberapa kali nama Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum disebut-sebut terkait kasus korupsi mega proyek Hambalang dan Wisma Atlet. Namun, sampai saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum memeriksa Anas. Ketua KPK, Abraham Samad, menjelaskan alasannya.

"Dalam kasus Hambalang, Anas selalu disebut-sebut oleh semua orang dan saksi dipersidangan, tapi toh KPK tidak juga menetapkan sebagai tersangka," kata Abraham Samad saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Kamis 21 Juni 2012.

Perlu diketahui, kata Abraham, dalam menentukan seseorang sebagai tersangka, KPK berpatokan pada dua alat bukti yang sah.

Meski sudah ada satu alat bukti seperti pengakuan Nazaruddin, KPK tidak dapat menetapkan Anas sebagai tersangka, karena belum menemukan alat bukti lain.

"Jadi tidak hanya satu alat bukti saja, tapi perlu didukung oleh alat bukti yang lain, untuk menjadikan yang bersangkutan tersangka," kata dia.

"Dan Insyaalah KPK selama ini tidak pernah melakukan tradisi diskriminasi hukum, itu juga namanya mengingkari keadilan," ujar Abraham. (ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
manzory
27/06/2012
ini namanya juga mengulur2 waktu biar alat buktinya bisa hilang n kasus ini biar juga hilang di telan bumi....kebanyakan kasus yg telibat org tinngi pasti g selesai...dan hilang begitu saja...
Balas   • Laporkan
wandy.andi0999
25/06/2012
KPK Pengecut...untuk saat sekarang sdh takkan mungkin menemukan alat bukti lg, krn bukti2 lainnya sdh dibereskan...terkesan KPK sengaja mengulur2 waktu...membantu meringannkan sandiwara hukum yg sdg berlangsung
Balas   • Laporkan
joomyway
23/06/2012
...apa mau di "ANTASARI" kan jilid 2 ????:??
Balas   • Laporkan
soet
22/06/2012
bukan satu to alat bukti lagi kali, tapi satu abreg alat bukti lagi
Balas   • Laporkan
manzory
22/06/2012
Abraham
Balas   • Laporkan
self
22/06/2012
Mana ada yang berani nyentuh anas, nyentuh anas sama aja nyentuh presiden.
Balas   • Laporkan
fernandez.lopez.73
22/06/2012
abraham samad taringnya sdh tumpul, tdk setajam sebelum masuk kpk, gaungnya juga sdh tdk terdengar lagi kemana". beda jauh sebelum masuk ke KPK.
Balas   • Laporkan
mbestmeta82
22/06/2012
udah lah!!!! langsung pecat,&masukan ke sel!!!! dalem sel,kasih makan nasi campur pasir!!! biar tau rasa!!!!
Balas   • Laporkan
dulkamid
22/06/2012
Mana mungkin Nazar makan sendiri. Mana dianggap kalau Nazar ngobyek cuma sendiri. Orang liat siapa dibelakang Nazar dan siapa pemilik PT kontraktor. Makanya dapat proyek bejibun. Cuma Nazar apes, kena, dikorbankan, akhirnya ngoceh abis.
Balas   • Laporkan
mulyanto.multiniaga
22/06/2012
Apakah KPK menganggap rakyat buta HUKUM? Coba bayangin..kalau rakyat kecil...baru pengakuan beberapa orang sudah langsung jadi terdakwa....ini yg sudah TERANG BENDERANG, dari pengakuan orang2 yang pernah terlibat.....kok ya, sebagai saksi saja belum???
Balas   • Laporkan
dulkamid | 22/06/2012 | Laporkan
KPK tidak buta mas. Apalagi Busyro, matanya sangat awas dan jeli. Makanya liat dan tau lalu jeri. Nangkap AU sama saya ngajak ribut PD, si penguasa.


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru