NASIONAL

Malaysia Kecam Protes Tor-tor di Indonesia

"Yang paling disesalkan bahwa tindakan liar dan komentar provokatif."

ddd
Senin, 25 Juni 2012, 09:34 Eko Huda S
Tari Tor-tor
Tari Tor-tor (ANTARA/Irsan Mulyadi)

VIVAnews - Malaysia mengecam aksi protes sejumlah kalangan di Indonesia terkait rencana pendataan Tari Tor-tor dan Gordang Sembilan. Negeri jiran itu tidak terima dengan tindakan yang mereka sebut sebagai kekerasan dan provokatif.

"Hal yang paling disesalkan bahwa tindakan liar dan komentar provokatif," kata Menteri Luar Negeri Malaysia, Datuk Seri Anifah Aman, sebagaimana dikutip laman Bernama.

Aksi protes yang dikecam itu adalah demonstrasi yang dilakukan sejumlah kalangan di depan Kedutaan Besar Malaysia di Kuningan dan Wisma Malaysia di kawasan Menteng, Jakarta, pada 22 Juni. Selain itu, Aman juga mencibir komentar salah satu anggota DPR Indonesia di sebuah stasiun televisi swasta pada 21 Juni.

Aman menyebut tindakan dan komentar pedas dari sejumlah kalangan di Indonesia itu disertai tuduhan yang tidak berdasar dan kesalahpahaman terhadap rencana Malaysia untuk melestarikan dan melindungi warisan budaya masyarakat Mandailing yang berasal dari Sumatera.

Aksi protes dan komentar seperti itu tidak seharusnya dilakukan. Sebab, rencana Malaysia untuk mendata kedua kebudayaan itu tidak bermaksud mengaburkan asal-muasalnya. "Program ini tidak dimaksudkan untuk mengakui warisan budaya itu berasal dari Malaysia," katanya.

Beberapa waktu lalu, publik Indonesia digegerkan oleh pernyataan Menteri Informasi, Komunikasi, dan Kebudayaan Malaysia, Datuk Seri Rais Yatim, yang akan memasukkan tari Tor-tor dan Gordang Sambilan ke dalam warisan nasional Malaysia. Kedua kebudayaan akan didicatat sebagai warisan budaya berdasarkan Akta Peninggalan Nasional 2005. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
sanita
03/07/2012
aku sebagai orang batak sakit hati sekali dibilang tor tor dan gordang sembilan, punya mereka aduh tuhan ku tolong kami tuhan
Balas   • Laporkan
jastrojayus
27/06/2012
ini critanya maling mengecam yang punya rumah atau gmn ya? Wkwkwk baru kali ini ada maling terang terangan!!
Balas   • Laporkan
bidadaricute
26/06/2012
ayo malaysia silahkan ambil tari tor tor itu toh indonesia ngga ngurusin juga ,baguslah ada yang masih mau peduli
Balas   • Laporkan
bangjuntak | 26/06/2012 | Laporkan
salah dong kalau tortor itu ga ada yang peduli. Harus kita pahami terlebih dahulu bahwa tortor bukanlah sekedar tarian untuk dipertunjukkan di depan orang banyak. Tetapi tortor itu mengandung muatan budaya yang batak lainnya seperti tatanan Dalihan Natolu
youngman
25/06/2012
indonesia tercinta kita punya pemimpin ga ya,??? klo ada, d mna dia skrg.??? lgi ngapain ya.??? kangen sama pemimpin yg pemberani dan nasionalisme tinggi kaya soekarno...
Balas   • Laporkan
gini aja deh tuk.... malaysia gk perlu promosiin tor-tor, gk usah nari tor-tor, gk usah nonton tor-tor, bila perlu gk usah nyebut nama "tor-tor"... karena kita punya pengalaman buruk tentang kalim budaya!
Balas   • Laporkan
akukau
25/06/2012
atuk..atuk..lgian juga lu ngapain ngurusin kepunyaan orang..tak remek muka mu horny lu tuk....
Balas   • Laporkan
bangnapi79
25/06/2012
bullshitt...
Balas   • Laporkan
adamantinus
25/06/2012
Gila semua nya mau diambil dan diaku sebagai miliknya ! MARI BOIKOT PRODUK MALAYSIA JANGAN SEKALI KALI MENGGUNAKAN PRODUK NEGERI BERMENTAL MALING INI. MENGGUNAKAN PRODUK MALAISYA? HARAM HUKUMNYA...
Balas   • Laporkan
pauline13
25/06/2012
parah nie kementriaan budaya kita.. bertindak disaat sudah kejadian, pake motto sedia payung sebelum hujan dong.
Balas   • Laporkan
suhenda
25/06/2012
bukan hanya budaya indonesia yg di-maling oleh malaysia....tanah dan pulau kita juga di-maling.....sekali maling ya tetap maling ya malaysian.......
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru