NASIONAL

PPATK: Ada Aliran Dana Hambalang ke Individu

"Kami belum bisa mengungkapkan apakah terkait dengan parpol."

ddd
Senin, 25 Juni 2012, 11:42 Arry Anggadha, Nur Eka Sukmawati
Proyek Hambalang di Sentul Bogor
Proyek Hambalang di Sentul Bogor (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf mengatakan sudah mengantongi nama-nama individu dan perusahaan yang menerima aliran dana Hambalang.

"Saat ini masih diselidiki soal aliran dana Hambalang. Sudah ada nama-nama individu dan perusahaan yang terkait dengan Hambalang," kata M Yusuf di gedung DPR, Jakarta, Senin 25 Juni 2012.

Meski demikian, Yusuf enggan membeberkan siapa nama-nama individu dan perusahaan yang terkait dengan kasus tersebut. "Kami belum bisa mengungkapkan apakah terkait dengan parpol atau lembaga. Sebentar lagi kami bisa menyimpulkan," kata dia.

Saat ini kasus korupsi Hambalang masih dalam tahap penyelidikan di KPK. Dalam gelar perkara pada 8 Juni 2012, KPK memutuskan belum meningkatkan kasus dugaan korupsi proyek pusat olahraga Hambalang ke penyidikan.

"Kesimpulan hasil gelar, Tim masih diminta untuk mendalami temuan-temuan hasil penyelidikan yang ada baik dari keterangan pihak-pihak maupun data data yang lain," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Jakarta.

Menurut Johan, pimpinan juga memperkuat tim dengan back up anggota tim, untuk mendalami hasil temuan sebelumnya. "Dalam waktu sepekan ke depan akan dilakukan gelar perkara kembali," jelasnya.

Namun, Ketua KPK Abraham Samad sudah berjanji bahwa dalam 1-2 pekan lagi kasus ini akan meningkat ke penyidikan. "Tunggu lah satu-dua minggu ini kemungkinan besar kasus ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kalau sudah ditingkatkan ke penyidikan tentunya sudah ada tersangka," kata Ketua KPK Abraham Samad di gedung DPR, Jakarta, Rabu 20 Juni 2012.

Proyek Hambalang menjadi perhatian publik. Karena proyek raksasa itu kerap disebut mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin. Bahkan Kamis 24 Mei lalu, Menpora Andi Mallarangeng diperiksa 10 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait proyek Hambalang.

Namun, di tengah pembangunan dan pengusutan KPK, dua bangunan di proyek itu rubuh. Tanah yang berada di bawahnya ambles. (eh)

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
akukau
27/06/2012
rakyat dah kagak demen lgi ma urusan partai bikin kantong para pengurus tebel..rakyat dah kagak yakin lagi ma wakil2 rakyat dikasih amanah malah lupa
Balas   • Laporkan
MOHON dengan sangat, di ulur aja kasus hambalang sampai 2014, biar demokrat keok.... mungkin itu strategi KPK biar di lama-lama in...... acian dech demokrat.....
Balas   • Laporkan
andhar
25/06/2012
gak sabar menunggu kpk mengumumkan nama-nama yang terlibat....!
Balas   • Laporkan
tumben, kok gak ada nama anas disitu, biasa nih media demen sekali mengkaitkan dengan anas, he he he. walau buktinya ndak ada. Kayaknya AM bakal jadi tersangka nie
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com