NASIONAL

PPATK: Ada Aliran Dana Hambalang ke Individu

"Kami belum bisa mengungkapkan apakah terkait dengan parpol."
Senin, 25 Juni 2012
Oleh : Arry Anggadha, Nur Eka Sukmawati
Proyek Hambalang di Sentul Bogor

VIVAnews - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Muhammad Yusuf mengatakan sudah mengantongi nama-nama individu dan perusahaan yang menerima aliran dana Hambalang.

"Saat ini masih diselidiki soal aliran dana Hambalang. Sudah ada nama-nama individu dan perusahaan yang terkait dengan Hambalang," kata M Yusuf di gedung DPR, Jakarta, Senin 25 Juni 2012.

Meski demikian, Yusuf enggan membeberkan siapa nama-nama individu dan perusahaan yang terkait dengan kasus tersebut. "Kami belum bisa mengungkapkan apakah terkait dengan parpol atau lembaga. Sebentar lagi kami bisa menyimpulkan," kata dia.

Saat ini kasus korupsi Hambalang masih dalam tahap penyelidikan di KPK. Dalam gelar perkara pada 8 Juni 2012, KPK memutuskan belum meningkatkan kasus dugaan korupsi proyek pusat olahraga Hambalang ke penyidikan.

"Kesimpulan hasil gelar, Tim masih diminta untuk mendalami temuan-temuan hasil penyelidikan yang ada baik dari keterangan pihak-pihak maupun data data yang lain," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi SP, di Jakarta.

Menurut Johan, pimpinan juga memperkuat tim dengan back up anggota tim, untuk mendalami hasil temuan sebelumnya. "Dalam waktu sepekan ke depan akan dilakukan gelar perkara kembali," jelasnya.

Namun, Ketua KPK Abraham Samad sudah berjanji bahwa dalam 1-2 pekan lagi kasus ini akan meningkat ke penyidikan. "Tunggu lah satu-dua minggu ini kemungkinan besar kasus ini akan ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kalau sudah ditingkatkan ke penyidikan tentunya sudah ada tersangka," kata Ketua KPK Abraham Samad di gedung DPR, Jakarta, Rabu 20 Juni 2012.

Proyek Hambalang menjadi perhatian publik. Karena proyek raksasa itu kerap disebut mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin. Bahkan Kamis 24 Mei lalu, Menpora Andi Mallarangeng diperiksa 10 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait proyek Hambalang.

Namun, di tengah pembangunan dan pengusutan KPK, dua bangunan di proyek itu rubuh. Tanah yang berada di bawahnya ambles. (eh)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found