Bantu KPK, Tokoh Aktivis Buat Rekening Khusus
Rekening khusus itu membatasi maksimal sumbangan Rp10 juta.
Masyarakat berinisiatif mengumpulkan dana sumbangan untuk pembangunan gedung KPK (VIVAnews/Daru Waskita)
VIVAnews - Meski terhambat di DPR, pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapat dukungan serius dari masyarakat. Terbukti sejumlah tokoh yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil siap membantu dengan cara menggalang swadaya dari masyarakat.
Untuk menunjukan keseriusan, koalisi tersebut bahkan sudah membuat sebuah rekening khusus untuk menggalang bantuan dari berbagai elemen masyarakat.
Koordinator Indonesia Corruption Watch, Danang Widyoko mengatakan, masyarakat bisa menyumbangkan ke rekening BNI cabang Melawai atas nama Perkumpulan ICW di 0056124374. "Rekening itu untuk menampung sementara dana dari masyarakat," kata Danang dalam keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 26 Juni 2012.
Menurut Danang, pemberian bantuan dari masyarakat untuk membangun gedung tersebut akan dibatasi. Pihaknya hanya akan menerima sumbangan di bawah Rp10 juta. "Kalau lebih dari Rp10 juta akan kami kembalikan," kata dia.
Tak hanya itu, lanjut Danang, pihaknya juga akan menerima bantuan dalam bentuk apapun. "Koin, batu bata, apapun," kata dia.
Danang menjelaskan, Koalisi Masyarakat Sipil ini telah bertemu dengan para pimpinan KPK. Hadir dalam pertemuan itu peneliti LIPI Ikrar Nusa Bakti, Peneliti TII Teten Masduki, Tokoh Keagaman Romo Benny, Yunus Husein, Asep Iwan, dan Bambang Widodo Umar.
Dalam pertemuan selama satu jam itu, mereka diterima langsung Ketua KPK Abraham Samad dan pimpinan KPK lainnya. (umi)
- Info Momentum
- Misteri Persamaan Kasus Pembunuhan Mary Ashford dan Barbara Forrest
- Corpse Candle, Menguak Misteri Lilin Kematian
- Misteri Dimensi Pararel di Segitiga Bennington
- Kebetulan yang Menakjubkan dalam Kematian
- 5 Pasangan Ayah dan Anak Menjadi Presiden
- Join [Game] Team A vs Team B
- FOTO Kegiatan Harian Pesumo di Jepang



