NASIONAL

Ruhut: Diperiksa KPK, Anas Harus Mundur

Ketua Umum Partai Demokrat itu akan diperiksa terkait kasus Hambalang.

ddd
Rabu, 27 Juni 2012, 08:15 Aries Setiawan
Ruhut Sitompul
Ruhut Sitompul (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum hari ini, Rabu 27 Juni 2012 akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi proyek pusat olahraga di Hambalang.

Terkait pemeriksaan Anas, Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi DPP Partai Demokrat Ruhut Sitompul berharap ketua umumnya menjelaskan dengan sejujurnya semua seluk-beluk kasus tersebut.

"Aku tetap berdoa supaya kasus ini cepat selesai. Biar badai yang menerpa partai cepat berlalu," ujar Ruhut kepada VIVAnews.

Kendati begitu, Ruhut tetap kukuh meminta agar Anas menanggalkan jabatannya sebagai ketua umum partai. Hal ini penting dilakukan agar partai bisa lepas dari isu korupsi yang menjerat kader-kadernya.

"Sekarang diperiksa pun, masalah ini masih nyambung terus. Terus dipolitisir. Karena itu, Anas harus legowo mundur sementara. Jangan bebani partai," tuturnya. "Kalau Anas seorang ksatria, kalau Anas sayang partai ini, mundur!"

Anas kerap disebut oleh bekas Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin, terlibat kasus ini. Nazar mengatakan uang hasil korupsi proyek Hambalang ini digunakan untuk memenangkan Anas sebagai ketua umum dalam kongres partai di Bandung pada 2010.

Namun, Anas membantah tudingan itu. Dia menyatakan haram membeli suara untuk kemenangannya. Dia juga membantah terlibat korupsi Hambalang. Bahkan, Anas siap digantung di Monas jika terbukti menikmati uang korupsi proyek Hambalang.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
syamsul.nasri
28/06/2012
memang sudah gagal pemerintah ini,orang yang tidak bersalah diperiksa dan dikucilkan,yang tersangkut2 namanya malah dibela bersama2,karena yang bela kecipratan untuk partai dan muntah kekenyangan...sudahlah bang mencalonkan saja pilpres 2014...saya pilih
Balas   • Laporkan
bidadaricute
27/06/2012
aku rasa ruhut benar yang dikasud ida adalah mundur sementara dan bial tdk terbukti ya silahkan jabat lagi ..itu maksudnya
Balas   • Laporkan
asmadiyanti
27/06/2012
Masih mending Anas mau datang ke KPK untuk menghormati proses hukum, daripada Ruhut yang bisanya cuma asal ngomong tanpa menghormati partainya sendiri.
Balas   • Laporkan
braingile
27/06/2012
Ruhut kok kamu mirip anaknya cristian gonzales :D pf3x.
Balas   • Laporkan
bobby1942
27/06/2012
cek harta anas untuk menjerat korupsi atau tidak nya..ada PPATK, kenapa gak dipake pembuktian terbalik perolehan hartanya dari mana ?
Balas   • Laporkan
radenbagus | 27/06/2012 | Laporkan
itulah anehnya...pembuktian terbalik paling pas, ya ini menghadapi Boss besar sih...
boim.tongos
27/06/2012
hidup Ruhut sitompul.....!!!
Balas   • Laporkan
melly85
27/06/2012
Dari jaman belanda Orang indonesia itu pantang mundur, makanya bakal masuk jurang, republik pelawak nih, rakyatnya juga penyabar sampe kiamat
Balas   • Laporkan
iron maiden
27/06/2012
anas sekedar mencontoh perilaku pejabat pengecut lainnya, yaitu sampai mati pun tdk mau mundur biar sdh terbukti maling
Balas   • Laporkan
cahingisore
27/06/2012
silahkan berantem sendiri.... saya tepuk tangan saja.....lol
Balas   • Laporkan
izulfuadi
27/06/2012
inilah suara sang penjilat sejati yg bakal merusak n memecah partai....dibalik perkataanNya ada apanya????
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru