NASIONAL

Saan: Kami Spontan Dukung Mas Anas

Ketua Komisi Hukum DPR juga ikut menemani Anas di KPK.

ddd
Rabu, 27 Juni 2012, 11:51 Arry Anggadha, Dedy Priatmojo
Anas diperiksa KPK
Anas diperiksa KPK (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Wakil Sekjen Partai Demokrat Saan Mustafa mengatakan dukungannya terhadap Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum saat dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait penyelidikan korupsi Hambalang.

"Kami datang ke sini spontan saja, Mas Anas tidak pernah meminta kita menemani, mendampingi, begitu teman-teman banyak baca di media, konfirmasi dan sebagainya. Mereka datang dengan sendirinya," kata Saan di kantor KPK, Rabu 27 Juni 2012.

Saan membantah adanya arahan Dewan Pembina untuk mempersiapkan dukungan kepada Anas di KPK. Menurut Saan, Anas baru memperoleh surat panggilan semalam, saat itu Anas masih berada di luar kota, akhirnya Anas memutuskan langsung kembali ke Jakarta malam itu juga.

"Mas Anas itu sudah mengagendakan acara di luar kota itu sampai tanggal 28. Nah karena hari ini ada undangan dari KPK untuk memberikan keterangan dan klarifikasi, Mas Anas membatalkan undangan itu," kata Saan. Dia mengapreasi upaya Anas ini sebagai sikap menghormati dan menghargai undangan KPK.

Selain Saan, Ketua Komisi III yang juga kader Demokrat I Gede Pasek juga ikut menemani Anas di KPK. Bagi Pasek, kehadirannya untuk memberikan dukungan moral kepada Anas bukan sebagai bentuk intervensi.

"Apa? Intervensi? Orang kita hanya lihat-lihat di sini. Kalau intervensi kita masuk ke sana, kita kan hanya lihat gedung-gedung saja. Kan karena Anas diperiksa, sama saja dengan yang lain," ucap Gede Pasek.

Pemeriksaan terhadap Anas merupakan kali pertama dilakukan KPK. Anas dimintai keterangannya seputar dugaan korupsi pembangunan pusat olahraga di Hambalang, Bogor. Istri Anas, Athiyyah Laila, yang juga mantan direksi PY Dutasari Selaras perusahaan subkontrak proyek Hambalang juga sudah diperiksa KPK. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
zuhar
28/06/2012
Udah bejat wakil kita masak ada masalah nasionaal lebih penting 1 orang yaitu Anas, kalau rapat kan hanya ngurusi masalah tapi kalau ikut anas dapat crepetan uang....masaa bodoh rakayat Indonesia yang penting dapaat uang
Balas   • Laporkan
hdewanggarani
28/06/2012
yang dilakukan oleh saan dan pasek disini kan hanya memberikan dukungan moril. Bukan dukungan apapun dlm bentuk lain yang berpengaruh terhadap hasil pemeriksaan KPK. Jd sah2 saja kan? Toh tidak menghambat apapun..
Balas   • Laporkan
mulyanto.multiniaga
27/06/2012
Ya iyalah...kan buat bagi2 di KONGRES, 2 orang saksi saja cukup..hukuman di dunia..PD amblas suaranya..hukuman di AKHERAT...Ketua-nya di amblaskan,.,,,,
Balas   • Laporkan
dedot2612
27/06/2012
Pasek n saam mustopa mati2an bela anas sampe ikut nimbrung ke kpk krn ikut jg menikmati uang haram hambalang... dasar demokrat : kumpulan para pencoleng !
Balas   • Laporkan
kalau didukung partai, rakyat berhak menilai bahwa korupsi anas adalah = korupsi partai.
Balas   • Laporkan
bobby1942 | 27/06/2012 | Laporkan
persis bung..setuju saya


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru