NASIONAL

Anggota TNI di Papua Jadi Korban Pembacokan

Korban tengah cuti mengunjungi rumah orang tuanya

ddd
Rabu, 27 Juni 2012, 22:14 Syahid Latif, Banjir Ambarita (Papua)
TNI Angkatan Darat kala diturunkan mengamankan Jayapura, Papua
TNI Angkatan Darat kala diturunkan mengamankan Jayapura, Papua (Antara/ Anang Budiono)

 

VIVAnews - Seorang anggota TNI dikabarkan mengalami pembacokan setelah dihadang sekelompok warga di Kampung Waharia, Distrik Kimi, Nabire, Papua, Rabu 27 Juni. Akibatnya, korban yang merupakan Danru 2 Ton 3 Kipan A Yonif 753/ AVT mengalami luka yang cukup serius.

Informasi yang dihimpun VIVAnews, Rabu, 27 Juni 2012, mengungkapkan penikaman terhadap anggota TNI tersebut bermula ketika korban atas nama Serda Max Ucon Rumi sedang menikmati masa cuti menuju rumah orang tuanya. Saat itu korban memakai pakaian dinas.

Tanpa ada alasan yang jelas, korban kemudian dihadang sejumlah warga dan selanjutnya terkena bacokan di bagian kening. "Luka bacokan yang dialami korban, sepanjang 15 cm dengan kedalaman 2 cm," ujar sumber yang enggan disebut namanya.

Setelah membacok, para pelaku langsung melarikan diri. "Melihat korban tersungkur para pelaku pembacokan kabur," ungkapnya.

Pasukan Kompi tempat korban melaksanakan tugas, sempat melakukan pengejaran terhadap pelaku, tapi hasilnya nihil.

Juru Bicara Kodam 17 Cenderawasih Kolonel Ali M Bogra ketika dikonfirmasi, belum bersedia memberikan keterangan.

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
bayusutha
28/06/2012
Komnas HAM.... kenapa kalau TNI dianiaya atau ditembakin diam saja?? jangan cuma banyak ngomong tp tidak ada bukti
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru