NASIONAL

FOTO: Serunya Wisata Edukatif Ala Kampung

Jaipongan, menanam padi, dan memandikan kerbau. Semua ada di sini
Kamis, 28 Juni 2012
Oleh : Wuri Handayani
Kampoeng Wisata Cinangneng

VIVAlife - Jika Anda ingin merencanakan liburan, wisata alam bersama si kecil adalah pilihan yang sangat menyenangkan. Terlebih Anda yang biasa hidup di kota besar, wisata ini mampu membawa kesejukan tersendiri. Anda dapat sekaligus mengajarkan si kecil tentang bagaimana kehidupan masyarakat di pedesaan, juga mengagumi kealamian pemandangan yang masih jauh dari tangan-tangan jahil.

Kampoeng Wisata Cinangneng, terletak di kawasan Bogor, rasanya ini sangat mudah dijangkau para warga Jakarta. Biasanya tempat ini dikunjungi oleh rombongan tur sekolah untuk mengisi liburannya. Tapi, tidak menutup bagi Anda yang ingin melakukan liburan privat, hanya bersama keluarga. 

Dari Jakarta kami sengaja memilih melewati jalur tembus melalui IPB, terbayang kan bagaimana sejuknya udara di sini. Sangat berbeda dengan Jakarta yang panas, walaupun letaknya hanya bersebelahan. Pepohonan rindang di sepanjang jalan membuat perjalanan terasa singkat. Ternyata kami sudah memasuki halaman depan Kampung Wisata Cinangneng.

Baru turun dari mobil, kami sudah disambut dengan suasana teduh dan beberapa bangunan villa yang berbau tradisional. Pohon-pohon di sekeliling membuat areal ini seperti benar-benar di desa. Dingin sekaligus segar, dengan sinar matahari yang terhalang dedaunan.

Ternyata tidak hanya ini saja yang bisa dilihat. Anda akan merasakan pengalaman lebih dengan menyusuri kawasan seluas 7000 meter, plus berkeliling di desa yang terletak di belakang areal penginapan.

Perjalanan sederhana ini kami mulai dengan membelah jalan setapak menuju tempat berlatih gamelan. Melewati hutan mini dengan berbagai pepohonan yang lengkap dengan papan identitas untuk menunjukkan jenis pohon tersebut.

Jika Anda ke sini, tidak perlu khawatir, Anda dan rombongan akan ditemani oleh seorang pemandu yang akan memberikan informasi lengkap dan mengajarkan semua kegiatan "kampung" ini. Alunan gamelan akan bisa Anda mainkan dengan ketukan tangan Anda sendiri. Ini sangat menyenangkan! Mungkin selama ini Anda tidak tertarik untuk mendengarkannya. Tapi begitu alat ini ada di depan mata, dijamin Anda pasti akan tergerak untuk memainkannya.

Pengalaman kedua kami, berlanjut ke latihan jaipong. Ternyata tidak semudah yang kami lihat. Dibutuhkan keluwesan gerak tubuh, untuk mendapatkan tarian yang sempurna. Meskipun ini baru gerakan dasar, ternyata bagi yang belum terbiasa terasa sulit. Banyak yang masih penasaran, dan ingin mengulang latihan tari ini.

Kemudian, kami diajak untuk melukis caping. Topi yang digunakan masyarakat desa saat bertani. Sebuah topi anyaman yang akan berubah warna, tidak hanya anyaman polos, tapi kami boleh menghias susuka hati. Pelajaran baru kami tidak berhenti sampai disini, kami melanjutkan galian pengalaman dengan berkumpul di aula untuk membuat keranjang untuk kemasan tapai. Ternyata susah juga membuat keranjang ini.

Kampoeng Wisata Cinangneng

Setelah beristirahat untuk makan siang, kami melanjutkan perburuan pengalaman dengan berkeliling kampung. Ini adalah perjalanan yang benar-benar mewakili suasana pedesaan. Tidak perlu jauh-jauh kembali ke kampung asal, cukup ke Bogor saja. Membelah hamparan sawah, mengunjungi tempat penggilingan padi, dan satu lagi kegiatan yang paling asik. Menanam padi.

Kami juga diajak mengelilingi kampung sambil berkenalan dengan warga sekitar. Tentunya sambil mengamati kegiatan mereka sehari-hari, beberapa deretan rumah menafkahi keluarga lewat industri tas, beberapa lagi membuat angklung dan wayang.

Kampoeng Wisata Cinangneng

Sesi terakhir dari perjalanan ini adalah sesi yang tidak akan pernah terlupakan. Anda harus berbasah-basahan di sungai untuk ikut merasakan memandikan kerbau. Rasanya memang aneh, tapi menjadi sangat kurang jika Anda tidak ikut kegiatan ini. Tidak perlu takut, kerbau di sini termasuk manis, mereka hanya diam saat Anda menyikat tubuhnya dengan rumput. Tapi, kerbau ini lebih suka berendam di bagian tengah sungai, jadi Anda harus menyebrangi sungai ini terlebih dahulu. Menggunakan seutas tambang sebagai pegangan.

Tertantang? Ikuti serunya pengalaman seperti kami di sini.  (sj)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found