NASIONAL

PDIP Tak Setuju Saweran Gedung Baru KPK

Menurut Sekjen PDIP, Komisi III bukan menolak anggaran gedung baru

ddd
Kamis, 28 Juni 2012, 13:39 Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
Tjahjo Kumolo
Tjahjo Kumolo (Antara)

VIVAnews -- Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo mengatakan bahwa fraksinya tak setuju jika pembangunan gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan dana saweran dari masyarakat maupun anggota dewan.

"Saya tidak setuju saweran karena jadi bias. Apapun, ini lembaga resmi yang membentuk DPR dan pemerintah harusnya di-back up dengan anggaran negara," kata Tjahjo di Gedung DPR, Kamis 28 Juni 2012.

Pasalnya, Tjahjo menambahkan, agenda pemberantasan korupsi merupakan agenda bersama. Jadi, tak benar jika DPR menolak memberi anggaran, tapi meminta KPK gunakan gedung yang kosong atau gedung sitaan. "Jadi kalau sawer dari anggota DPR kurang bagus walaupun untuk move politik. Saya pikir DPR harus peduli," lanjutnya.

Tjahjo mengatakan, menurut anggota fraksi PDIP di komisi III, Komisi bukan tak setuju mengenai anggaran gedung KPK. Komisi III menyarankan, KPK sebaiknya menggunakan gedung pemerintah yang tidak terpakai.

"KPK atas perintah komisi III mengirim surat ke Setneg. Tapi tidak ada tanggapan. Harus ada inisitiaf dari komisi III untuk menanyakan kepada pemerintah apakah ada gedung yang memadai. Kuncinya ada political will," kata Tjahjo. (sj)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
fajarismayoko
02/07/2012
jelas aj PDIP ga setuju la anggotanya ad yg d tangkap KPK
Balas   • Laporkan
joomyway
28/06/2012
...ASBUN !!!!
Balas   • Laporkan
ucinggring
28/06/2012
Ini nih makhkuk yang kalo ngomong asal beda.
Balas   • Laporkan
ajaykumarsing
28/06/2012
jadi inget ada 1-2 partai yang sebut sby, tingkat korupsi d daerah melebihi demokrat.. nampak gerah ya
Balas   • Laporkan
omjos
28/06/2012
Betapa bodoh bangsa ku...... yang tidak juga meningkat kepandainya...... Lihat aja kinerja KPK dan teriaki terus...........Bukan dengan cara memanjakannya.....biar dia bisa tumbuh kekar dan jadi pemberani, tidak tebang pilih...... KPK jangan bencong
Balas   • Laporkan
nina.narina.50
28/06/2012
oh jadi pdi toh partai yang jadi bamper korupsi
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru