NASIONAL

VIDEO: Saat Bupati Buol Ditangkap KPK

Dalam video tersebut, Bupati Buol berhasil lolos.

ddd
Sabtu, 30 Juni 2012, 10:48 Nur Farida Ahniar
Ilustrasi penggeledahan KPK
Ilustrasi penggeledahan KPK (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews- Video amatir penangkapan Bupati Buol, Sulawesi Tengah, Amran Batalipu yang tertangkap tangan menerima suap dari direktur PT Cipta Cakra Murdaya (CCM) Anshori oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beredar luas di masyarakat. Dalam video tersebut, Bupati Buol berhasil lolos karena dibantu para pengawalnya.

KPK telah melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Buol Toli-toli, Sulawesi Tengah, pada Selasa 26 Juni 2012. Operasi itu terkait kasus suap pengurusan hak guna tanah kelapa sawit. Petugas KPK terlah berhasil menangkap Anshori yang sebelumnya terlacak akan menyuap bupati Buol sebesar Rp2 miliar.

Sedangkan Amran berhasil lolos dari penggerebekan setelah sejumlah pengawalnya melakukan perlawanan. Salah satu pengawalnya bahkan diketahui membawa senjata tajam. Lihat videonya di tautan ini.

Insiden kembali terjadi sebelum penyidik KPK menangkap oknum pejabat Buol. Sejumlah massa pendukung Bupati itu menghadang penyidik KPK yang hendak menangkap pejabat tersebut. Namun saat ini Bupati Buol telah diamankan KPK dan ditahan di Jakarta.

Pasca penangkapan tersebut, KPK menggeledah kantor PT Hardaya Inti Plantation dan kantor PT Cipta Cakra Murdaya. Penggeledahan dilakukan Jumat, 29 Juni 2012 di kedua kantor yang beralamat sama, Jalan Cikini Raya 78, Jakarta Pusat, Jumat 29 Juni 2012. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
justiceall
30/06/2012
jgn esmosi tolong tetep berkepala dingin ingat jargon parpol bentukan orde baru yg meyebarkan virus KKN mreka sampe skrg bahwa: "siapa menguasai media,itulah yg berkuasa"...
Balas   • Laporkan
hancurina
30/06/2012
mana berita dari partai golkar???mana berita lapindo? bisanya memojokkan partai lain...pecundang
Balas   • Laporkan
kelabanghijau
30/06/2012
TVone,Antv dan vivanews menghindari pemberitaan korupsinya anggota DPR dari Golkar ZD...pengecut !!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru