NASIONAL

Banteng Kawini Sapi Bali, Hasilnya Jaliteng

Hasil kawin silang ini akan dipatenkan karena hasilkan keturunan bagus
Rabu, 18 Juli 2012
Oleh : Arfi Bambani AmriTudji Martudji (Surabaya)
Dua ekor anak persilangan banteng dengan sapi bali

VIVAnews - Gubernur Jawa Timur Soekarwo memberi nama Jaliteng untuk sapi hasil perkawinan silang antara induk sapi betina asal Bali dengan banteng jantan asal Taman Nasional Baluran, Bondowoso, Jawa Timur. Jaliteng, diambil dari kependekan Jawa Timur, Bali, dan Banteng.

Sebelumnya, untuk mendatangkan sapi Bali terkendala kebijakan yang melarang sapi asal Bali ke luar dari habitat aslinya. Itu yang mendorong Jatim mengambil langkah menyilangkan sapi Bali di Jatim dengan Banteng.

Direktur Taman Safari Indonesia (TSI) Tony Sumampau menjelaskan, inovasi itu hasil kerja sama TSI II di Prigen dengan Dinas Peternakan Provinsi Jatim guna mendapatkan genetika sapi Bali yang terus menurun dari tahun ke tahun, dan kondisi fisiknya yang terus mengecil.

"Spesies baru Jaliteng itu merupakan bukti keberhasilan kerja sama antara Taman Safari Indonesia II Prigen dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, menyilangkan sapi bali betina dengan banteng jantan asal Taman Nasional Baluran," kata Tony Sumampau, Selasa 17 Juli 2012.

Tony menyebut, dari 10 ekor sapi Bali yang dikawinkan dengan banteng jantan secara alami, ada sebanyak 9 ekor yang hamil. Empat ekor telah melahirkan, semuanya jenis jantan. Lima ekor lainnya masih hamil dan diperkirakan akan lahir pada awal Ramadan.

Dari hasil persilangan itu berat rata-ratanya sekitar 20 kilogram. Itu lebih besar dibanding pedet sapi Bali yang hanya sekitar 15 kilogram. Pertumbuhannya juga lebih cepat, sebulan bobotnya bisa mencapai 40 kilogram, sementara pedet sapi Bali hanya sekitar 20 kilogram.

Harapannya, saat dewasa nanti Jaliteng akan dimanfaatkan untuk kepentingan inseminasi buatan dan perbaikan genetika sapi milik peternak di Jatim. Sementera, bantengnya yang terus berkembang biak di Taman Safari nantinya akan dilepasliarkan ke habitat aslinya di Taman Nasional Baluran, Bondowoso. "Itu keberhasilan pertama kali di tingkat dunia," kata Soekarwo.

Dan, untuk melindungi ciptaan spesies baru itu, Jatim akan mempatenkan Jaliteng yang merupakan hasil persilangan antara sapi Bali betina dan banteng jantan. Itu, lanjut Soekarwo guna melindungi kekayaan plasma nutfah asal Indonesia agar tidak dicuri bangsa lain. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found