NASIONAL

Jawa Timur Tolak Mundurkan Jadwal Pilkada

Kepastian itu mementahkan wacana yang dilontarkan Kementerian Dalam Negeri.

ddd
Jum'at, 3 Agustus 2012, 06:48 Arfi Bambani Amri, Tudji Martudji (Surabaya)
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur saat dilantik 2009.
Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur saat dilantik 2009. (Antara/ Eric Ireng)

VIVAnews - Pemilihan Gubernur Jawa Timur dipastikan digelar pada Kamis, 29 Agustus 2013. Pemilihan ini dilakukan bersamaan dengan empat pemilihan kepala daerah yakni, Kota Probolinggo, Kota Kediri, Kota Madiun dan Kota Mojokerto.

"Di empat kota itu akan digelar Pilkada bersamaan dengan Pilgub Jatim. Tidak beda dengan Pilkada 2008, yang mana empat kota itu juga serentak dengan Pilgub," kata anggota KPU Jatim, Nadjib Hamid, Kamis malam, 2 Agustus 2012.

Putusan diambil setelah KPU Jatim dan KPU di empat kota itu menggelar rapat di Kantor KPU Kediri, hari ini. Kepastian itu mementahkan wacana yang dilontarkan Kementerian Dalam Negeri bahwa Pilgub Jatim akan ditunda pada 2015 atau setelah Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2014.

"Wacana itu alasan utamanya karena digelar enam bulan sebelum Pileg. Nah, Agustus 2013 belum masuk masa enam bulan dan kami yakin tidak akan mengganggu proses Pileg maupun Pilpres," kata Najib.

KPU Jatim dalam waktu dekat ini sudah harus bekerja ekstra menghadapi pesta demokrasi lima tahunan di Jatim.

Nadjib menjelaskan, 29 Agustus 2013 disepakati karena saat itu sudah melewati Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. "Saat pengambilan keputusan, tidak ada yang keberatan, semua setuju. Hal ini juga menghindari adanya Pejabat Sementara (Pjs) yang dikhawatirkan tidak bisa mengambil kebijakan strategis."

Menurutnya, wacana Kemendagri tidak bisa menjadi nyata tanpa Undang-Undang, minimal Perpu. Dan, pelaksanaan Pilgub Jatim dipastikan Pilgub akan turut tertunda.

Pada tahapan pertama, KPU Jatim akan memulainya enam bulan menjelang waktu pelaksanaan. Pada Februari 2013, KPU sudah memasuki tahapan persiapan, seperti perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemilihan Suara (PPS).

Selanjutnya, tahap pemutakhiran data pemilih, pencalonan pasangan yang akan maju, masa kampanye. Kemudian tahap pelaksanaan pemungutan suara, serta pascapelaksanaan, yakni penghitungan hasil suara hingga pelantikan pasangan calon gubernur terpilih.

Disinggung data pemilih yang akan dipergunakan untuk Pilgub Jatim, pihaknya mengaku masih menunggu selesainya KTP elektronik di Jatim.
    
"Jika KTP elektronik selesai maka bisa menggunakan data perekamannya, namun kalau tidak mencukupi waktunya tetap menggunakan data lama," kata Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jatim tersebut.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sayyiduna
04/11/2012
Saat ini Publik Figur lbh diterima di Masyarakat ketimbang Tokoh Partai Politik,, Calon Independen tp yg benar2 memperhatkn Rakyat kecil seperti JOKOWI itu lbh baik dr pada Calon dr Partai yg mementingkan Egox,, Ayo kita Suarakan Calon Independen,,!!
Balas   • Laporkan
volunteer_red
03/11/2012
Mari kita sebarkan jiwa kepemimpinan JOKOWI yg pro Rakyat ke seluruh Indonesia ... MERDEKA
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com