NASIONAL

Jalur Masuk Proyek Bandara Lombok Diblokir

Dilakukan sebagai wujud kekecewaan mereka atas komitmen PT Hutama Karya selaku kontraktor

ddd
Selasa, 3 Maret 2009, 18:03 Amril Amarullah, Edi Gustan
Bandara Lombok
Bandara Lombok (Antara)

VIVAnews - Ratusan orang dari suplier bahan material bangunan memblokir pintu masuk menuju lahan pembangunan Bandara Internasional Lombok di Tanak Awu Lombok Tengah, Selasa 3 Maret 2009.

Mereka memarkir puluhan truk pengangkut material tepat di pintu masuk Bandara itu. Akibatnya pekerjaan proyek pembangunan bandara sempat terganggu oleh aksi mereka.

Mukhtar seorang suplier material proyek bandara mengatakan aksi blokir itu dilakukan sebagai wujud kekecewaan mereka atas komitmen PT Hutama Karya selaku kontraktor pembangunan Bandara Internasional Lombok.

"Pihak kontraktor sudah menunggak pembayaran bahan material. Janjinya tanggal 25 Februari tapi sampai sekarang belum juga dibayar," katanya kepada wartawan di Lombok Tengah Selasa 3 Maret 2009.

Mukhtar menyatakan penunggakan itu dilakukan terhadap puluhan suplier dengan kerugian bervariasi. Diantara suplier itu mengaku menggunakan uang pribadi hingga mencapai Rp 200 juta.

Awalnya para suplier itu memberi luang waktu bagi perusahaan untuk melunasi tunggakan mereka. Namun hingga batas waktu yang ditentukan perusahaan belum juga menjawab permintaan para suplier tersebut.

Para suplier bahan material BIL itu mengancam akan memblokir jalan masuk Bandara jika tuntutan mereka tidak segera di penuhi oleh Perusahaan.

Para suplier itu meminta pembayaran mencapai 100 persen agar uang yang selama ini mereka keluarkan dapat kembali. Mereka mengaku pola yang diterapkan oleh PT Hutama Karya ini sudah melenceng dari kontrak kerja yang disepakati sebelumnya.

"Kami nggak ingin dengar janji-janji lagi. Kemarin mereka janji mau bayar hari Senin,tapi sampai sekarang nggak ada," ungkapnya kesal.

Sementara itu staf PT Hutama Karya yang mengaku bernama Putu menegaskan pihaknya sudah menyampaikan persoalan itu ke pusat, juga masih menunggu jawaban dari Induk Perusahaan di Jakarta. "Ya kami masih berusaha, kalau nggak hari ini mungkin besok ada jawaban itu," tuturnya.

Laporan: Edy Gustan | Mataram



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com