NASIONAL

VIDEO: Keluarga Novel Baswedan Datangi KontraS

"Dia terang-terangan diteror dan diancam, saat bertugas atau di rumah"
Senin, 8 Oktober 2012
Oleh : Anggi Kusumadewi
Penyidik KPK, Komisaris Pol. Novel Baswedan.

VIVAnews – Upaya penangkapan seorang penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Kompol Novel Baswedan, oleh Polri berbuntut panjang. Minggu petang, 7 Oktober 2012, keluarga Novel mendatangi kantor Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) untuk membicarakan pembentukan tim kuasa hukum bagi Novel.

KontraS pun membentuk tim pembela bagi Novel yang beranggotakan sekitar 30 orang. Novel diincar polisi terkait kasus dugaan tindak kekerasan terhadap tersangka pencurian sarang burung walet di Bengkulu tahun 2004. Lihat videonya di tautan ini.

Novel, perwira lulusan Akademi Kepolisian tahun 1998, pernah bertugas di Polres Bengkulu tahun 1999-2005. Pada tahun 2004, terjadi kasus penembakan terhadap enam pencuri sarang burung walet di Bengkulu. Salah seorang di antara enam tersangka itu akhirnya tewas.

Kala itu Novel menjabat sebagai Kasatserse Polres Bengkulu, dan penganiayaan itu dilakukan oleh anak buahnya. Sidang disiplin terhadap Novel sudah dilakukan, dan ia lolos. Setahun kemudian, Novel ditarik ke Jakarta dan ditugaskan sebagai penyidik KPK dari unsur Polri.

Di KPK, Novel terhitung sebagai penyidik terbaik. Dia berperan penting dalam mengungkap kasus dugaan korupsi proyek pengadaan simulator ujian SIM di Korps Lalu Lintas Mabes Polri. Dia juga yang menyidik skandal korupsi yang melibatkan mantan bendahara umum Partai Demokrat, M. Nazaruddin, yang kemudian menyeret pula banyak tokoh.

Novel adalah salah satu dari lima penyidik yang memilih bertahan di KPK, saat Polri memutuskan untuk menarik 15 penyidiknya yang diperbantukan di KPK. Kini, keluarga Novel kecewa kepada institusi Polri yang membesarkan Novel.

“Dari awal, dia terang-terangan diteror dan diancam, baik saat melaksanakan tugas maupun di rumahnya,” kata Hafidz Baswedan, adik kandung Novel. (eh)

 

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found