NASIONAL

Kapolri: Pembunuh Wartawan Manado Mabuk

Polwiltabes Manado dan Polda Sulawesi Utara menangkap empat orang.

ddd
Senin, 26 November 2012, 11:58 Ismoko Widjaya, Syahrul Ansyari
Aksi protes tindakan kekerasan terhadap wartawan
Aksi protes tindakan kekerasan terhadap wartawan (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Wartawan Harian Metro Pos, Aryono Linggotu (26 tahun) ditemukan tewas mengenaskan di Jalan Daan Mogot 4, Tikala Baru, Kota Manado, Sulawesi Utara, sekitar pukul 05.00 WITA, Minggu kemarin 25 November 2012. Polisi menemukan 14 luka di tubuh almarhum yang akrab disapa Ryo itu.

Kapolri Jenderal Timur Pradopo mengaku ikut berbela sungkawa atas peristiwa itu. Timur menegaskan pelakunya akan ditindak secara tegas.

"Sudah ada satu yang ditangkap. Jadi tentunya akan dikembangkan terus penyidik. Kami tunggu hasil penyidikan lebih lanjut," kata Timur di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin 26 November 2012.

Timur mengatakan sejauh ini, Polwiltabes Manado dibantu Polda Sulawesi Utara sudah menangkap empat orang yang diduga pelaku. Satu orang sudah ditetapkan sebagai tersangka, dan tiga masih berstatus saksi.

"Motif sementara ini, pelakunya mabuk. Tapi tetap akan dikembangkan oleh penyidik," kata Timur.

Ryo ditemukan tewas dalam posisi bersujud bersimbah darah di samping motor miliknya kemarin. Ia ditikam bertubi-tubi dengan sebilah pisau yang terbuat dari besi putih. Ada 14 tusukan di tubuh Ryo.

Polisi telah menangkap salah seorang pelaku, JFK alias Jimmy (17 tahun). Ia ditangkap di rumahnya di Dendengan Dalam, Kecamatan Tikala, Manado, dan ditetapkan sebagai tersangka pembunuh dan penganiaya Ryo. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com