NASIONAL

Panitera Muda PN Bandung Tersangka Korupsi

Ini hasil pengembangan penyidikan kasus suap hakim PHI PN Bandung.

ddd
Jum'at, 14 Desember 2012, 16:33 Mohammad Adam, Dedy Priatmojo
Hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial pada PN Bandung, Imas Dianasari usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (4/7/2011).
Hakim ad hoc Pengadilan Hubungan Industrial pada PN Bandung, Imas Dianasari usai pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Senin (4/7/2011). (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan tersangka baru dalam kasus suap Hakim Adhoc Pengadilan Hukum Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Bandung.

"KPK menetapkan IW sebagai tersangka. IW adalah plt Panitera Muda pada Pengadilan Negeri Bandung," ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantornya, Jumat 14 Desember 2012.

Johan mengatakan, penetapan IW sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan penyidikan kasus suap hakim PHI PN Bandung, Imas Dianasari oleh Direktur PT Onamba Indonesia Shiokawa Toshio. Dalam kasus tersebut, KPK menemukan dua alat bukti yang cukup untuk menetapkan tersangka baru.

"Sejak kemarin melalui surat perintah penyidikan, IW selaku plt Panitera Muda sebagai tersangka," ujar Johan.

IW dijerat pasal penyuapan sebagaimana diatur dan diancam Pasal 12 huruf a atau b atau f dan Pasal 11 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999. Jo Pasal 55 ayat 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Imas Dianasari telah divonis 6 tahun penjara. Hakim menyatakan Imas terbukti bersalah. Imas tertangkap tangan saat sedang menerima uang dari Odih pada 30 Juni 2011 di Restoran La Ponyo Cinunuk, Bandung. KPK menemukan ada pemberian Rp352 juta dari Odi yang merupakan kuasa hukum PT Onamba Indonesia. Pemberian suap dilakukan agar majelis hakim menolak perkara gugatan serikat pekerja terhadap PT Onamba. (adi)

 

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
scan
14/12/2012
Hakim itu pintu terakhir buat menghukum tersangka berarti hakim yg menerima suap adalah orang yg paling kurang ajar bejat selangit.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com