NASIONAL

Buku Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando

Sintong Beberkan Fakta Operasi Militer

"Kalau ada masalah Pak Sintong dengan Pak Prabowo itu masalah antara pribadi mereka."

ddd
Kamis, 12 Maret 2009, 01:07 Arry Anggadha, Aries Setiawan
 
  (Antara/ Eric Ireng)

VIVAnews - Letnan Jenderal (Purn) Sintong Panjaitan menerbitkan buku 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando'. Sintong membeberkan seluruh operasi militer yang terjadi pada masa Orde Baru.

"Kami ungkap fakta-fakta operasi," kata Hendro Subroto, penulis buku 'Perjalanan Seorang Prajurit Para Komando', di sela peluncuran buku di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu 11 Maret 2009. "Juga pandangan militer beliau ke depan berdasarka kesalahan lalu."

Hendro menjelaskan, Sintong mempercayainya untuk menulis buku karena sudah lama berhubungan saat masih di militer. "Saya lebih sering bersama sejak Pak Sintong masih letnan dua, saya juga sebagai saksi mata," ujarnya.

Hendro menjelaskan, buku ini juga membahas mengenai kedatangan Prabowo Subianto ke Istana Negara. Saat itu, Prabowo baru saja dicopot sebagai Pangkostrad. Dia bersama pasukannya datang untuk menemui Presiden BJ Habibie.

"Waktu itu pasukan Prabowo mau menghadap Presiden Habibie. Namun, kata Pak Sintong tidak boleh menghadap Presiden dengan senjata. Lalu Pak Sintong minta senjata Prabowo. Lalu, mengambil senjata pasukan Prabowo. Setelah itu, Pak prabowo sudah masuk ke lantai empat," bebernya.

Menurut Hendro, hubungan Prabowo dengan Sintong sejak pelucutan senjata itu baik-baik saja. Hubungan Prabowo-Sintong memanas ketika Prabowo dipindahkan dari Kopasus. "Waktu Prabowo masih kapten hubungan masih baik, tapi waktu dipindahkan dari Kopassus, hubungan mereka sudah tidak terlalu enak, sekarang hubungan Pak Sintong sama Pak Prabowo sudah clear," jelasnya.

Saat ditanya kenapa baru menerbitkan buku menjelang Pemilu, Hendro beralasan, "Sebenarnya tahun lalu terbit, tapi ada keterlambatan," ujarnya.

Apakah tidak takut kalau Prabowo tersinggung atas isi buku ini? "Kalau ada yang tersinggung saya bilang minta maaf, tapi bukan maksud saya untuk itu, saya hanya menulis. Kalau ada masalah Pak Sintong dengan Pak Prabowo itu masalah antara pribadi Pak Sintong dan Pak Prabowo," tuturnya.



© VIVA.co.id
BERITA TERKAIT
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com